Arus Padat, Jalur Masuk Kota Boyolali Buka Tutup

image
Jalan menuju arah kota ditutup dialihkan ke jalur lingkar utara.

BOYOLALI – H-2 Lebaran, arus lalu lintas di Boyolali semakin padat. Polisi pun memberlakukan sistem buka tutup di jalur tengah kota mulai dari perempatan terminal bus Sunggingan. Arus lalu lintas menuju Solo dialihkan melalui jalur lingkar utara.

Penutupan arus melalui tengah kota karena terjadi kepadatan dan kemacetan di Jalan Pandanaran. Pantauan siang tadi, sejumlah ruas jalan utama di Boyolali sudah cukup padat. Pemudik semakin banyak yang melintas di Kota Susu, baik yang menggunakan mobil maupun sepeda motor.

Banyaknya pemudik ini menambah kepadatan arus lalulintas di Boyolali. Di samping itu banyaknya aktivitas warga yang hendak berbelanja menambah semakin padat. Arus lalu lintas bahkan tersendat di beberapa titik pusat perbelanjaan, seperti di kawasan Pasar Sunggingan, Swalayan Galaxy, Pasar Boyolali Kota dan depan Swalayan Luwes.

Mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, Pos Pengamanan (Pospam) Terminal Bus Sunggingan, memberlakukan sistem buka tutup. Saat jalur tengah kota padat, di perempatan terminal Sunggingan, ditutup. Arus lalulintas dari Semarang menuju Solo dialihkan melalui jalan Prof Suharso atau jalur lingkar utara.
“Kami berlakukan sistem buka tutup. Arus lalu lintas di tengah kota sudah cukup padat, maka kami alihkan melalui jalur lingkar utara,” ujar Kepala Pospam Terminal Sunggingan, AKP Yadiyo.

Tingginya aktivitas warga yang berbelanja di pasar untuk persiapan Lebaran, diantisipasi Polres Boyolali. Satuan Binmas Polres Boyolali menerjunkan anggota untuk patroli ke pasar-pasar. Mereka juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk hati-hati dan waspada terhadap aksi tindak kejahatan, seperti copet, jambret maupun gendam.
“Kami terjunkan anggota ke pasar-pasar dan pusat perbelanjaan, untuk mengingatkan masyarakat agar tetap hati-hati dan waspada terhadap barang bawaannya, termasuk uang. Jangan sampai menjadi korban kejahatan,” kata Kasat Binmas, AKP Tri Hartini.

Sementara itu kecelakaan lalulintas terjadi di jalur alternatif Boyolali-Klaten, Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Boyolali Rabu (15/7) siang. Beruntung, kecelakaan antara sepeda motor dan mobil itu tak sampai menimbulkan korban jiwa. Kecelakaan melibatkan pengendara sepeda motor Suzuki FU, AD 6721 ANE yang belum diketahui identitasnya, ditabrak mobil Kijang Innova B 1978 CKN yang dikemudikan David Bayu Limawan, warga Panggung Kota tegal. Akibat kecelakaan, pengendara motor luka dan dibawa ke rumah sakit. Sementara kondisi sepeda motornya maupun bagian depan mobil ringsek.

“Jelang Lebaran ini arus lalulintas semakin padat. Kami imbau masyarakat pengguna jalan untuk selalu hati-hati dan waspada,” imbau Kapolsek Mojosongo, AKP Suwanto. (MJ-07)
 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

5 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.