Arus Balik Lebaran, Pertamina Tambah Stok BBM di Tol Trans Jawa

Terjadi peningkatan yang cukup signifikan untuk konsumsi BBM jenis gasoline di seluruh SPBU di Tol Trans Jawa, khususnya di area Jawa Tengah. 

SEMARANG – Menghadapi arus balik Lebaran PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jateng-DIY menyiapkan stok BBM tambahan hingga 247 persen atau sekitar 700 KL dari rata-rata normal non satgas sebesar 283 KL untuk seluruh SPBU di Tol Trans Jawa baik yang reguler maupun kios Pertamina Siaga. Hal ini dilakukan sebagai upaya antisipasi arus balik pemudik yang diperkirakan akan berlangsung pada tanggal 7-10 Juni 2019.

Pemudik melakukan pengisian BBM di SPBU Pertamina di Rest Area 379A Batang saat arus balik Lebaran, Minggu (9/6/2019). Foto: metrojateng.com/anggun puspita

General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian mengatakan, sesuai dengan realisasi arus mudik beberapa waktu yang lalu, terjadi peningkatan yang cukup signifikan untuk konsumsi BBM jenis gasoline di seluruh SPBU di Tol Trans Jawa, khususnya di area Jawa Tengah.

“Pada puncak arus mudik yang terjadi pada H-3 kemarin, terjadi peningkatan konsumsi BBM jenis gasoline (Pertalite & Pertamax Series) hingga 208 persen salah satunya di rest area KM 379A Batang,” ungkapnya, Minggu (9/6/2019).

Tren peningkatan di jalur mudik atau ruas A juga akan terjadi saat arus balik Lebaran di jalur balik atau ruas B Tol Trans Jawa.

“Kami perkirakan pemudik akan beristirahat dan mengisi BBM di SPBU reguler Pertamina di KM 519B, 389B, 360B dan 260B. Selain itu, kios Pertamina siaga yang terdapat di KM 487B, 456B, 429B, 344B, 294B dan 282B juga akan melayani pengisian BBM. Namun, kami sarankan kepada pemudik untuk menggunakan kios Pertamina Siaga jika memang dalam keadaan darurat saja, selebihnya dapat menggunakan SPBU reguler untuk mengisi BBM,” tuturnya.

Sementara itu, Unit Manager Communication & CSR PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jateng-DIY, Andar Titi Lestari mengatakan, bahwa skenario “One Way” arus balik lebaran yang diprogramkan Ditlantas Polri dan Jasa Marga diharapkan dapat memecah konsentrasi pengisian BBM di Tol Trans Jawa.

“Dengan skenario one way tersebut, diharapkan tidak akan terjadi antrean panjang pengisian BBM di Tol Trans Jawa terutama di ruas balik atau ruas B. Selain itu, dengan skenario tersebut rest area juga tidak menjadi padat dan mengurangi kemacetan yang dapat mengakibatkan pemudik sulit untuk mendapatkan BBM,” katanya.

Dalam periode Satgas RAFI 2019, Pertamina MOR IV menyiagakan lebih dari 700 SPBU di Jawa Tengah dan 109 SPBU di DI Yogyakarta. Khusus untuk di tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, Pertamina menyiagakan 6 SPBU reguler dan 15 Kios Pertamina Siaga, 5 mobile dispenser, 60 motoris BBM kemasan, 45 kantong SPBU, dan 6 rumah Pertamina Siaga yang tersebar di sepanjang jalur tol Trans Jawa.

“Dengan beroperasinya SPBU reguler dan kios Pertamina tersebut, kami tetap menghimbau kepada para pemudik untuk mengutamakan pengisian di SPBU reguler Pertamina yang terdapat di 6 titik yaitu KM 260B, 360B, 379A, 389B, 429A, 519A dan 519B. Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi antrean panjang di kios Pertamina Siaga yang berimbas pada kemacetan dan sesaknya rest area,” tandas Andar. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.