Arca Candi Duduhan yang Hilang Muncul di Tengah Kota Semarang

image
Arca Dewa Ganesha yang melengkapi Candi Duduhan dipamerkan di Museum Ranggawarsita Semarang dalam perhelatan Museum Mart.

SEMARANG – Arca Ganesha di komplek Candi Duduhan Mijen yang dikabarkan hilang tiba-tiba muncul di tengah kota Semarang. Usut punya usut, arca dewa gajah sisa kejayaan Mataram Kuno tersebut dipajang dalam ruang pamer Museum Mart di Museum Ranggawarsita, Senin (2/11).

Apabila dilihat sekilas, arca batu peninggalan Abad Ke-8 itu tampak terawat dengan baik. Meski pada belalai Sang Ganesha terlihat mengelupas, namun hal itu tak mengurangi minat pengunjung museum untuk mengetahui lebih dekat asal-usul arca berusia ribuan tahun tersebut.

Sunarto, petugas pelayanan Museum Ranggawarsita menerangkan kalau Arca Ganesha yang dipajang di galeri Museum Mart itu sejatinya merupakan salah satu benda yang sempat hilang pada 1979 silam.

“Ketika Candi Duduhan pertama kali dieksavasi tahun 1979 silam, ada warga yang menemukan arca Ganesha untuk kemudian dilaporkan kepada Disbudpar Jawa Tengah lalu ditaruh di Sobokarti. Selanjutnya pada 1989 dipindahkan di museum,” ujar Sunarto.

Riwayat penemuan arca ini pun sempat membingungkan pengelola museum lantaran letak candi dahulu masuk wilayah Kabupaten Kendal. Berdasarkan data arkeologi yang diterima Museum Ranggawarsita, kata Sunarto, arca Ganesha sudah ada sejak abad Ke-8.

Ia pun memperkiraan benda sejarah itu peninggalan zaman kerajaan Mataram kuno. Saat ini, petugas museum sering melakukan perawatan berkala menggunakan air yang dicampur obat kimia untuk menghapus lumut-lumut yang menempel di arca batu tersebut.

Arca Candi Duduhan merupakan satu dari 10 arca yang dipamerkan dalam gelaran Museum Mart 2015 yang berlangsung lima hari ke depan. Selain itu, Arca Wisnu, Arca Shiwa Maha Guru, Arca Brahma hingga patung Sidartha Gautama dan Prasasti Canggal yang ditemukan di Magelang juga dipamerkan dalam ajang yang sama.

“Jumlahnya 10 arca dan dua prasasti di ruang pamer seluas 40 meter persegi,” kata Sunarto.

Ia berharap, keberadaan arca Candi Duduhan mampu meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap Museum Ranggawarsita. Ia menargetkan ajang Museum Mart 2015 selama lima hari dikunjungi 20 ribu orang.

“Saya tetap ingin pelajar dan mahasiswa mengunjungi Museum Mart sehingga secara keseluruhan kami bisa melampaui target kunjungan museum di akhir 60 ribu pengunjung. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

50 − = 44

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.