Aplikasi SiHati Efektif Jaga Stabilitas Harga

harga jateng sihati
Laman Sihati. (sumber: hargajateng.org)

SEMARANG – Pada Maret lalu Jateng mengalami deflasi 0,004 persen setelah Januari-Februari 2018 mengalami inflasi. Suplai, distribusi barang lancar dan tidak terjadi kegagalan panen pada awal tahun ini.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, inflasi tinggi terjadi pada Januari 2018 sebesar 0,88 persen, kemudian Februari 2018 tercatat inflasi 0,36 persen dan Maret lalu deflasi 0,004 persen.

Menurut Ekonom Universitas Diponegoro Semarang FX Sugiyanto, upaya pemerintah menstabilkan harga bahan kebutuhan pokok melalui operasi pasar dinilai efektif. Sedangkan inflasi yang terjadi di Semarang, Solo dan Kudus pada Maret 2018 dinilai masih wajar karena ketiganya merupakan kota besar yang dinamis

“Aplikasi SiHati, hasil kerjasama Pemerintah Provinsi Jateng dengan Bank Indonesia salah satu kucinya. Aplikasi ini mampu memonitor harga kebutuhan pokok di semua wilayah di Jawa Tengah sehingga pemerintah bisa mempercepat langkah untuk mengantisipasi kenaikan harga,” paparnya, Rabu (11/4).

Menjelang Ramadan,Sugiyanto mengingatkan pemerintah tetap menjaga ketersediaan barang agar tidak terjadi kenaikan harga yang signifikan. (ade)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 83 = 92

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.