Aplikasi Mobile JKN BPJS Kesehatan Raih Penghargaan Kemenpan RB

Saat ini tercatat pengguna aplikasi Mobile JKN mencapai 2,4 juta orang.

SURABAYA – Inovasi yang dikembangkan BPJS Kesehatan yaitu Mobile JKN masuk menjadi Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2018 yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB).


Menteri PANRB Syafruddin menyerahkan penghargaan kepada Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Wahyuddin Bagendakarena, terkait layanan ‘Mobile JKN’ di Surabaya, (19/09/2018). Foto: metrojateng.com/dokumentasi

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri PANRB, Syafruddin kepada Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Wahyuddin Bagenda di Surabaya, (19/09/2018).

Syafruddin mengatakan, inovasi-inovasi yang bersifat lokal dan instansional, tetapi potensial untuk diterapkan secara nasional agar segera menjadi program nasional.

“Saat ini sudah banyak inovasi dari pemerintah pusat maupun daerah yang mendapat penghargaan internasional. Hal itu sejalan dengan kebijakan Kementerian PANRB yang terus berupaya mendorong terciptanya terobosan untuk meningkatkan pelayanan publik,” katanya, Sabtu (22/9/2018).

Inovasi-inovasi terpilih itu terdiri dari 16 inovasi dari 11 kementerian, 10 inovasi dari lima lembaga, termasuk Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Sementara, provinsi menyumbangkan 18 inovasi dari 13 pemerintah provinsi. Sedangkan kabupaten ada 39 inovasi dari 32 pemkab, serta 16 inovasi dari 12 pemkot.

Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan, Wahyuddin Bagenda mengatakan, Mobile JKN menjadi salah satu ikon dari Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola BPJS Kesehatan.

Aplikasi layanan tersebut semakin memudahkan peserta dalam hal pelayanan khususnya pelayanan administratif di era digital. Saat ini tercatat pengguna aplikasi Mobile JKN mencapai 2,4 juta orang. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.