Apindo Butuh TKA Sebagai Tenaga Pemasaran

TKA dibutuhkan untuk bidang tambang dan listrik.

SEMARANG- Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Tengah mengaku masih membutuhkan tenaga kerja asing untuk dipekerjakan di bidang marketing.

Frans Kongi. Foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto

Ketua Apindo Jawa Tengah, Frans Kongi mengatakan, tenaga pemasaran cukup vital untuk menjaring konsumen tak cuma di dalam negeri, tapi juga luar negeri.

“Kita ambil sisi positifnya sajalah. Mereka tidak serta merta menempati posisi yang sembarangan. Kita kan juga butuh mereka sebagai marketing untuk mempromosikan produk-produk kita ke luar negeri. Enggak gampang lho promosi sampai ke luar negeri,” kata Frans kepada metrojateng.com, Senin (27/8/2018).

Ia menjelaskan dengan membanjirnya jumlah TKA di Jawa Tengah, berarti menunjukan pertumbuhan perekonomian lokal yang berkembang pesat.

Ia pun meminta kepada masyarakat agar tidak panik dengan perkembangan TKA tersebut. Para pekerja asing, lanjut Frans hanya akan ditempatkan di posisi-posisi penting saja misalnya manajer sampai direksi.

“Untuk sektor-sektor produksi dan sebagainya itu pasti pakai orang lokalan kita dong. Kecuali kalau posisinya berada di Kalimantan. TKA yang punya kemampuan mengendarai truk besar tentunya dipakai sebagai sopir pabrik, sehingga ilmunya nanti bisa ditularkan ke orang lokal,” ungkapnya.

Sektor-sektor industri yang dimasuki oleh TKA pun tidak bisa sembarangan. Menurut Frans, TKA akan dibutuhkan untuk dua bidang tambang dan listrik. “Mereka punya keahlian untuk menggarap dua sektor industri tersebut,” kata dia. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.