Antisipasi Rob saat Mudik, Pemkot Semarang Siagakan Pompa 24 Jam

SEMARANG – Beberapa hari terakhir ruas jalan di Jalur Pantura Kaligawe dan Genuk Kota Semarang terendam rob yang cukup tinggi. Pemerintah Kota Semarang pun mengklaim akan mengantisipasi supaya kejadian serupa tidak terjadi saat arus mudik Lebaran.

banjir kaligawe
Ilustrasi Banjir di Kaligawe. Foto: dok metrosemarang.com

‘’Dua hari lalu memang Kaligawe dan Genuk terendam rob setinggi 1,5 meter. Itu karena rob dan banjir akibat adanya tanggul (Kali Sringin, red) yang jebol. Tentu itu akan menjadi perhatian kami menjelang mudik Lebaran tahun ini,” kata Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Jumat (25/5).

Wali Kota yang karib disapa Hendi menegaskan persoalan rob memang sudah menjadi perhatian pihaknya menghadapi arus mudik. Untuk mengantisipasi air laut pasang tersebut saat mudik, pihaknya akan mengaktifkan semua pompa yang dimiliki. Serta mensiagakan seluruh petugas pompa setiap hari.

‘’Siaga selama 24 jam dengan sistem bergilir, ada jadwal piket, termasuk pada saat Lebaran. Semua saya minta tetap waspada mengantisipasi terjadinya rob, sehingga mudah-mudahan mudik Lebaran nanti bisa berjalan lancar,’’ tegasnya.

Sementara untuk menangani rob yang terjadi di Kaligawe dan Genuk, Hendi menegaskan tanggul yang jebol sudah ditutup sementara dengan tanah. Sedangkan proyek-proyek penanggulan rob dan banjir di Semarang juga sedang berjalan sesuai progres. Seperti normalisasi sungai Banjir Kanal Timur, Sringin, Babon dan sungai lainnya di wilayah Timur Kota Semarang sedang dikebut. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

97 − = 92

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.