Angin Kencang Terjang Magelang, Puluhan Rumah Rusak

Sejak Rabu siang, Kabupaten Magelang diguyur hujan dengan intensitas sedang-lebat, sehigga menyebabkan beberapa pohon tumbang.

MUNGKID – Angin kencang yang melanda 3 kecamatan di wilayah Kabupaten Magelang pada Rabu (9/1) sore, menyebabkan 23 rumah mengalami kerusakan.

Petugas sedang melakukan upaya penanganan pasca angin kencang yangmenyebabkan pohon tumbang dan puluhan rumah rusak di beberapa wilayah di Kabupaten Magelang, Rabu (9/1/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Terbanyak kerusakan terjadi di kecamatan Borobudur. Tercatat ada 10 rumah yang rusak. Sementara sisanya terjadi di Muntilan dan Mungkid.

Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto mengatakan, Terbanyak kerusakan terjadi di Kecamatan Borobudur. Tercatat ada 10 rumah yang rusak. Sementara sisanya terjadi di Muntilan dan Mungkid.

Di kecamatan Borobudur, 10 rumah mengalami kerusakan ringan berada di Dusun Tingal Wetan Desa Wanurejo. Antara lain milik Muhajir, Dakwan, Asrofi, Parlan, Anwari, Joyo Sarinten, Nyono Sudarto, Suyatno, Maryoto dan Wahyono. Sedangkan di Dusun Tingal Kulon ada 1 rumah rusak milik Muhadi.

Edi menceritakan, di wilayah Borobudur, Muntilan dan Mungkid, sejak pukul 14.00 diguyur hujan dengan intensitas sedang-lebat, sehigga menyebabkan beberapa pohon tumbang.

Pohon-pohon yang tumbang sebagian menimpa rumah penduduk dan menutup akses jalan.

D wilayah Muntilan, angin kencang terjadi pukul 15.45 di dusun Demangan desa Congkrang. “Di sini angin kencang menyebabkan bengkel milik Nurdin di dusun Kepanjeng desa Menayu rusak,” ujarnya.

Sedang rumah rusak ringan milik Sudaryono di dusun Drojogan desa Adikarto. Kerusakan juga terjadi pada rumah milik Siti Fatonah di dusun Japuan desa Tanjung.Demikian juga rumah milik Heni Rahman di dusun Temanem desa Adikarto.

Sedangkan di Mungkid angin kencang terjadi di dusun Bojong I menyebabkan rumah rusak ringan milik Wahyuningsih. Demikian juga 3 rumah rusak di dusun Gentan desa Mendut masing-masing milik Muhajir, Wahyono dan Badawi. Di dusun Nglaseman desa Ngrajek, rumah rusak milik Komari (60).

Edi menambahkan, TRC  BPBD di bantu banyak pihak seperti damkar, PLN, TNI, Polri, serta para relawan dari berbagai komunitas langsung melakukan upaya penanganan, dengan memperbaiki rumah, memotong pohon dan membersihkan lokasi. (MJ-24).

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.