Ancaman Penjara, Politik Uang di Pemalang dan Kendal

Bawaslu Jateng

SEMARANG – Dua pelanggaran kampanye yang mengarah pada tindak pidana ditemukan di dua daerah pada Pilkada serentak 2018 di Jawa Tengah. Koordinator Divisi Penindakan dan Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jateng, Sri Wahyu Ananingsih, menyebut dua daerah yang dimaksud adalah Kabupaten Pemalang dan Kendal.

Di Pemalang, menurut Ana, pelanggaran kampanye dilakukan seorang kepala desa. Ana menyebut temuan itu terjadi Maret kemarin. Ia menduga kades tersebut melanggar Pasal 71 ayat 1 UU Nomor 10/2016 tentang kegiatan yang menguntungkan atau merugikan paslon.

 

Baca Juga: Politik Uang, Anggota DPRD Kendal Dipolisikan

 

“Kasus itu telah ditangani kepolisian setempat,” ujarnya, Selasa (3/4). Tak hanya itu saja, katanya, di Kendal ditemukan kasus money politik yang melibatkan DPRD setempat sekaligus ketua PAC.

“Diduga melanggar Pasal 187 UU Nomor 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota, khususnya penyelesaian masalah terkait dengan politik uang,” tegasnya. Jika anggota DPRD itu terbukti melanggar kampanye, ia tak segan untuk merekomendasikan sanksi pidana sampai ancaman penjara. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

18 + = 23

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.