Alasan Internet Lemot, Lima Daerah Ini Gagal Tuntaskan Rekam e-KTP

Selain internet lemot, kondisi mesin printer tidak mampu mencetak dalam jumlah banyak.

Ilustrasi. Proses rekam data e-KTP di Dindukcapil Banyumas. Foto: metrojateng.com

 

SEMARANG – Gara-gara jaringan internetnya lemot, proses rekam data e-KTP yang dikerjakan petugas Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) lima kabupaten di Jawa Tengah tidak bisa diselesaikan sesuai target.

Kelima daerah tersebut antara lain, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Semarang, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Tegal dan Klaten.

“Saat ini kami masih kejar tayang untuk menuntaskan rekam data e-KTP di lima daerah. Masing-masing Cilacap, Karanganyar, Kabupaten Semarang, Klaten dan Tegal. Masalah yang timbul di sana karena jaringan internetnya rata-rata pada lemot,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadescapil) Jawa Tengah, Sugeng Riyanto, kepada metrojateng.com, Rabu (6/3/2019).

Kendala lainnya, kata dia, ketersediaan peralatannya hingga saat ini sangat minim. Ditambah lagi kualitas biometrik dan reborn pada mesin printernya juga di bawah standar.

Sugeng mengaku sempat menemukan ada mesin printer hanya bisa merekam 100 data e-KTP saja setiap hari. “Kalau mau rekam data sampai 400 kali itu kebanyakan pada lemot. Kualitas printernya sangat jelek,” bebernya.

Oleh karena itulah, ia menginstruksikan kepada para petugas Disdukcapil setempat untuk memaksimalkan penggunaan printer di masing-masing kantor. “Kalau ada printer nganggur mendingan digandeng-celeng sekalian, kalau ada kekurangan ya disunggi bareng-bareng,” tambahnya.

Untuk ketersediaan blangko e-KTP, saat ini sudah ready. Kemendagri sudah menyiapkan blangko setiap saat jika dibutuhkan oleh pihaknya. “Setelah dicetak harus langsung jadi. Biar cepat dan segera selesai,” paparnya.

Sampai 4 Maret kemarin, jumlah kabupaten yang sudah menuntaskan rekam data e-KTP ada 27. Dari total warga Jateng yang wajib mengantongi e-KTP sebanyak 27,2 juta, yang belum melakukan perekaman sekitar 201 ribu jiwa.

“Prosentasenya sekitar 0,5 persen. Mestinya selesai semua per 28 Februari. Tapi masih ada Brebes, Banyumas dan Pemalang yang masih mengerjakan pencetakan e-KTP di kantor Kemendagri,” tandasnya. (far)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.