Akun Facebook Bupati Kendal Dipalsu untuk Minta Sumbangan

Dari hasil pelacakan akun tersebut dan rekening yang dikirimkan ke korban tercatat dibuat di Wonosobo.

KENDAL – Bupati Kendal Mirna Annisa berang dengan ulah orang tak bertanggung jawab yang menduplikasi akun media sosial miliknya. Bahkan akun tersebut juga meminta uang kepada sejumlah pejabat.

Bupati Mirna Annisa menunjukkan akun media sosial yang mengatasnamakan dirinya untuk meminta uang kepada pejabat. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Sekilas akun media sosial Facebook milik Mirna Annisa, Bupati Kendal yang diduplikat sama dan mirip. Foto profil yang digunakan juga sama dengan akun asli Mirna Annisa yang membedakan hanya ejaan nama saja.

Akun duplikat yang dibuat orang tidak dikenal ini mengirim pesan pribadi ke sejumlah pejabat dan rekan kerja Bupati Kendal dan meminta uang sebanyak Rp 10 juta dengan alasan untuk membantu panti asuhan.

Bupati Mirna Annisa sendiri kaget, saat sejumlah kolega dan pejabat lainnya mengonfirmasi kepada dirinya. Bupati mengatakan akun tersebut jelas bukan miliknya dan diduplikat oleh orang lain dengan mengambil foto profil serta namanya.

“Sejak pagi banyak yang konfirmasi apakah benar saya meminta sejumlah uang. Karena banyak mendapat keluhan tersebut, saya meminta kepada Polres Kendal untuk melakukan pelacakan. Dan benar akun tersebut sengaja dibuat untuk mencari keuntungan dengan mencatut nama Bupati Kendal,” jelas Mirna Annisa, Senin (1/4/2019).

Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappaita menjelaskan, dari hasil pelacakan akun tersebut dan rekening yang dikirimkan ke korban tercatat dibuat di Wonosobo. “Sementara pelacakan telepon genggam yang digunakan akun tersebut berada di Lampung serta masih aktif,” katanya.

Camat Pegandon Sumartoyo yang menerima pesan dari pelaku duplikat akun Facebook bupati sudah curiga. Awalnya dia mencoba memancing untuk menyebutkan nomor telepon genggam dan rekening yang akan dikirim.

“Dari pesan yang saya terima akun duplikat ini meminta untuk mengirim uang Rp 10 juta karena akan digunakan untuk membantu panti asuhan,” ujarnya.

Bupati dan Kapolres meminta kepada masyarakat untuk berhati-hati dan tidak langsung percaya dengan pesan yang diterim. Lebih baik konfirmasi kepada Pemerintah Kabupaten Kendal untuk mengantisipasi tindak penipuan. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.