Abu Tholut: Polisi Harus Ungkap Pelaku Teror Tokoh Agama

Abu Tholut bersama perwakilan Kemenag saat menyambangi kantor Kemenkumham Jateng di Jalan dr Cipto. (foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto)

SEMARANG – Maraknya kasus teror terhadap tokoh agama dan gereja belakangan ini mematik reaksi keras dari sejumlah pihak. Mantan terpidana kasus terorisme, Abu Tholut alias Musthofa mengatakan identitas pelaku teror tersebut masih menjadi misteri lantaran Mabes Polri belum bisa menjawab secara tegas.

“Tetapi, kalau melihat gejalanya, kok kayaknya itu bukan suatu kebetulan. Kan modusnya sangat mirip. Pertama  faktor kegilaan tiba-tiba dimunculkan saat pelaku tertangkap. (Teror) di sana begitu, di sini begitu. Yang kedua, pelakunya selalu memakai senjata tajam. Ketiga  sasarannya selalu tokoh agama,” ungkap pria yang pernah mendekam delapan tahun di Lapas Kedungpane Semarang itu, Kamis (1/3).

Berarti, ujar Abu terdapat kesamaan untuk menimbulkan unsur kesengajaan yang dilakukan aparat. Melihat dari pola-polanya, ia menduga teror terhadap para ulama telah mengarah pada by desain.

“Inilah yang perlu ditelusuri. Bagi saya, kasus-kasus orang gila yang meneror tokoh agama dan gereja harus diusut oleh aparat kepolisian. Harus diungkap cepat pelakunya, motivasinya,” kata eks Ketua Mantiqi III Jamaah Islamiyah (JI) kawasan Aceh dan Sumatera Utara ini.

Jika memang terbukti melakukan tindak pidana, Abu secara tegas meminta polisi untuk memproses secara hukum. Sebab, kalau tindakan polisi lamban, tidak menutup kemungkinan muncul ketidakpercayaan masyarakat pada aparat penegak hukum.

“Kalau masyarakat sudah tidak percaya terhadap aparat keamanan, maka mereka mengambil tindakan sendiri. Bisa lebih sadis dampaknya. Misalnya kejadian belum lama ini gara-gara nyolong kotak amal, pelakunya dibakar hidup-hidup,” urainya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

48 + = 55

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.