Abu Bakar Ba’asyir Bebas, Keluarga Gelar Syukuran

Pihak keluarga langsung mempersiapkan kepulangan Abu Bakar Ba’asyir yang diperkirakan akan tiba antara Senin dan Selasa pekan depan.

SUKOHARJO – Ustaz Abu Bakar Ba’asyir segera bebas dari Lapas Gunung Sindur. Keluarga bakal menyiapkan syukuran untuk menyambut kepulangan pendiri Jamaah Ansharut Tauhid di Pondok Pesantren Al-Mukmin Ngruki Dukuh Ngruki RT 04 RW 17, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.

Abdul Rachim Ba’asyir, putra bungsu Abu Bakar Ba’asyir. Foto: metrojateng.com

Putra Abu Bakar Ba’asyir, Abdul Rachim Ba’asyir atau Iim mengatakan, pihak keluarga besar sangat bersyukur dengan pembebasan ayahnya. “Ini adalah nikmat besar yang kami syukuri,” kata dia, Sabtu (19/1/2019).

Abu Bakar Ba’asyir telah menjalani hukuman selama sembilan tahun dari 15 tahun hukuman penjara karena dinyatakan bersalah pada Juni 2011 dalam kasus mendanai pelatihan teroris di Aceh dan mendukung terorisme di Indonesia.

Ulama 81 tahun itu sempat menjalani hukuman di Nusakambangan sebelum akhirnya dipindah ke Lapas Kelas lll Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Setelah mengetahui informasi dari Yusril Ihza Mahendra, Abdul Rachim melanjutkan, pihak keluarga langsung mempersiapkan kepulangan Abu Bakar Ba’asyir yang diperkirakan akan tiba antara Senin dan Selasa pekan depan.

Selain penyambutan, pihak keluarga juga akan menggelar syukuran atas kembalinya Abu Bakar Ba’asyir di kediamannya di area pondok pesantren.

“Rencana kita syukuran kecil-kecilan di pesantren bahwa ayah kami yang selama ini dipenjara bisa pulang maka kami adakan sambutan sambil syukuran mengundang tetangga-tetangga sekitar,” imbuh Abdul Rachim.

Ia mengungkapkan, pembebasan ayahandanya sudah dinantikan sejak Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu menemui keluarga Ustad Abu Bakar Ba’asyir di Ponpes Ngruki 27 Februari 2018. (MJ-28)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.