ABK KM Kalibodri dan Bahari Ekspres Jalani Tes Urin

?

KENDAL – Mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika saat perayaan natal dan tahun baru, Anak Buah Kapal (ABK) KM Kalibodri dan Bahari Ekspres menjalani tes urin. Selain menjalani tes urin seluruh anak buah kapal ini juga diambil darahnya untuk mengantisipasi penyebaran penyakit menular.

ABK Kapal Cepat Bahari Ekspres 2C digiring petugas gabungan, Badan Narkotika Nasional  (BNN) Propinsi Jawa Tengah dan BNNK Kendal serta Polres Kendal menuju KM Kalibodri yang sedang bersandar di Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kendal Selasa (20/12) siang. Di atas dek KM Kalibodri ini, satu persatu anak buah kapal mendapatkan toples kecil tempat menampung urin untuk dites.

Tes urin mendadak ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, yang dikhawatirkan diselundupkan melalui jalur laut. Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jawa Tengah, AKBP Suprinarto mengatakan tes urin terhadap 25 anak buah kapal ini untuk mencegah penyalahgunaan narkotika.

“Menjelang perayaan  tahun baru diindikasikan peredaran dan penyalahgunaan  akan meningkat. Untuk itulah sejumlah titik pintu masuk peredaran narkotika seperti pelabuhan, bandara dan terminal akan terus dipantau,” katanya.

Ditambahkan, mencegah peredaran BNNP Jawa Tengah sudah melakukan penyekatan di sejumlah terminal. “Pintu masuk ke Kota Semarang misalnya, dilakukan pemeriksaan di terminal Mangkang, terminal Banyumanik dan terminal Terboyo,” imbuhnya.

Begitu juga wilayah lain di Jawa Tengah, sejumlah pintu masuk dilakukan pemeriksaan.

Selain melakukan tes urin petugas gabungan, juga memeriksa darah para anak buah kapal untuk mengetahui penyakit menular. “Jika terbukti darah ABK ini terdapat penyakit menular akan dikarantina dan lingkungan pelabuhan akan dibersihkan,” jelasnya.

Dari ke 25 anak buah kapal yang menjalani tes urin, petugas tidak menemukan penyalahgunaan narkotika. Hasil seluruhnya dinyatakan negatif, namun petugas tetap akan memantau wilayah pelabuhan karena para pengedar mulai menggunakan pelabuhan kecil sebagai pintu masuk peredaran narkoba. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

62 − 58 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.