9 Bulan, 56 Orang Tewas di Jalanan Boyolali

Kecelakaan karambol di pertigaan Ngangkruk, Banyudono, Boyolali Minggu (31/8) lalu. Foto Metrojateng
Kecelakaan karambol di pertigaan Ngangkruk, Banyudono, Boyolali Minggu (31/8) lalu. Foto Metrojateng

BOYOLALI Kecelakaan lalulintas di wilayah Boyolali tahun ini dinilai cukup tinggi. Data di Satlantas Polres Boyolali, Kecelakaan dari bulan Januari hingga September 2014 ini terjadi 499 kasus. Jumlah korban tewas sebanyak 56 orang dan korban luka 608 orang. Dengan kondisi tersebut, pengguna jalan diimbau untuk tetap hati-hati dan waspada. Pengguna jalan diminta tetap mematuhi aturan lalulintas dan tertib dalam berkendara.

Di awal Oktober hingga pertengahan ini, sejumlah kecelakaan maut pun terjadi di Kota Susu, terutama di jalur utama Solo-Semarang. Seperti kasus kecelakaan di wilayah Kecamatan Banyudono, yang menewaskan dua orang. Dua orang ibu yang berboncengan mengendarai sepeda motor tewas seketika setempat terlindas truk.

Kemudian, pada Rabu (8/10) petang pekan kemarin bus yang mengalami rem blong, akhirnya ngglondor mundur di tanjakan Tompak Ampel dan tercebur ke jurang. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah kecelakaan ini. Pada Kamis (9/10), kecelakaan kendaraan masuk jurang kembali terjadi di jalan Solo-Semarang, ruas wilayah Kecamatan Ampel. Sebuah truk tronton bermuatan pakan ayam, tak kuat menanjak di tanjakan sebelum pasar Ampel. Sopir truk tewas dalam insiden itu.

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Priyono mengungkapkan kasus kecelakaan mayoritas terjadi di ruas jalan Solo-Semarang. Sedangkan korban kecelakaan, kebanyakan merupakan pekerja swasta sebanyak 344 orang, dan pelajar sebanyak 64 orang. Kasus kecelakaan pada tahun sebelumnya juga sangat tinggi, yakni mencapai 662 kasus kecelakaan, dengan jumlah korban tewas 119 orang dan korban luka 830 orang. (MJ-07)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

6 + 4 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.