85 Persen Pipa PDAM Kudus Sudah Tua

pipa-pdam-kudus-

KUDUS – Guna menekan angka kebocoran air atau non revenue water (NRW), Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kudus akan melakukan peremajaan jaringan saluran air. Selain itu, juga akan dilakukan perbaikan sistem untuk menghindari terjadinya ilegal connection (sambungan liar) atau pencurian air.

Direktur PDAM Kabupaten Kudus Ahmadi Syafa mengatakan, tingginya NRW ditengarai pipa jaringan yang sudah tua. Akibatnya, pipa mudah pecah saat ada tekanan air tinggi.

“Selain itu, pecahnya pipa juga biasa terjadi akibat terjepit akar pohon dan tekanan lain dari luar. Sekitar 85 persen usia pipa di atas 15 tahun,” ujar Ahmadi.

Lebih lanjut Ahmadi menyampaikan, saat ini pihaknya  baru bisa melakukan peremajaan pipa 10 persen. Selain membutuhkan anggaran yang tidak sedikit, proses penggantian pipa juga membutukan waktu lama.

Selain  akibat bocornya pipa yang kadang tidak terdeteksi, Ahmadi melanjutkan, tingginya NRW dipengaruhi oleh tindakan oknum pelanggan yang melakukan pencurian air. Tak hanya itu,  pembersihan dan pemasangan pipa jaringan baru juga membuat banyak air terbuang atau hilang. (Oby)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

38 − 29 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.