821 Penghuni Lapas Kedungpane Nyoblos di Tiga TPS

SEMARANG – Sebanyak 821 orang penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Kedungpane, Semarang difasilitasi untuk memberikan hak pilihnya dalam Pilkada Serentak 2018. Mereka mencoblos di tiga TPS yang didirikan di dalam lapas.

Proses coblosan di Lapas Kedungpane Semarang, Rabu (27/6). Foto: efendi

Kepala Lapas Kelas 1 Kedungpane, Dadi Mulyadi mengatakan jumlah total penghuni lapas sebenarnya ada 1.594 orang. Namun tidak semuanya masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Yang kami usulkan ada sekitar 1.200 orang, tapi yang masuk DPT dari data Disdukcapil dan KPU yang terdaftar hanya ada 821 orang,” ujar Dadi, Rabu (27/6) pagi.

Dadi mengatakan, beberapa penghuni lain yang tak mempunyai hak pilih dikarenakan bukan warga Jawa Tengah. Ada pula mereka yang masih menggunakan KTP lama dan belum melakukan rekam e-KTP.

Dadi juga mengatakan, dari ratusan penghuni lapas yang memiliki hak pilih satu di antaranya merupakan napi teroris (napiter). “Memang di sini ada tujuh napi teroris, yang dua sudah gugur haknya karena hukuman seumur hidup, sementara lainnya belum selesai kepengurusan e-KTP,” pungkas Dadi.

Pelaksanaan pemungutan suara di Lapas Kelas 1 Kedungpane Semarang berjalan lancar. Sejak pukul 08.00 para warga binaan mulai berdatangan ke TPS yang didirikan di halaman depan masjid lapas tersebut untuk menyuarakan hak pilih mereka. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

30 − = 28

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.