77 Pasien RSJ Memenuhi Syarat Nyoblos Pemilu

Untuk RSJ Kota Semarang tidak ada yang bisa ikut coblosan.

SEMARANG – Kemeriahan pesta demokrasi tak cuma dirasakan oleh masyarakat umum saja. Para pasien yang sedang menjalani pengobatan gangguan psikotik di rumah sakit jiwa juga ikut berpartisipasi.

Berdasarkan data dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah, terdapat 77 pasien gangguan kejiwaan yang dipastikan masuk dalam DPTb Pemilu 2019.

Ilustrasi. Proses pencoblosan. Foto: ch kurniawati

Komisioner Divisi Data dan Informasi, KPU Jateng, Paulus Widiantoro, mengatakan, ke-77 pasien gangguan jiwa tersebut dijadwalkan bakal nyoblos di satu TPS yang disediakan di RSJ Surakarta.

“Di RSJ Solo ada 77 pasien yang ikut nyoblos pada Pemilu 17 April nanti. Yang bersangkutan sudah masuk DPTb karena dapat melampirkan sejumlah persyaratan yang kami minta,” kata Paulus kepada metrojateng.com, Jumat (12/4/2019).

Menurutnya setidaknya ada tiga syarat mutlak yang harus dipenuhi bagi pasien RSJ yang ingin nyoblos. Pertama, katanya pasien harus memiliki surat keterangan kesehatan yang menyatakan bahwa dirinya layak untuk memberikan hak suaranya.

Kemudian, namanya sudah terdaftar dalam DPTb serta yang terakhir punya kartu identitas diri. “Yang boleh nyoblos itu yang hanya mengalami gangguan mental stadium ringan. Seperti depresi ringan, sehingga dia masih bisa diajak berkomunikasi,” tutur Paulus.

Ia mengatakan dari sejumlah RSJ yang telah disurvei oleh pihaknya, hanya RSJ Solo yang memenuhi kriteria kelayakan untuk ikut berpartisipasi di bursa Pemilu. Untuk dua RSJ lainnya di Magelang dan Semarang, ujarnya dipastikan gagal memenuhi syarat yang ditetapkan oleh KPU.

“RSJ Kota Semarang tidak ada yang bisa ikut coblosan. Pun dengan yang di Magelang, setelah kami survei ke pasien yang dirawat di sana, ternyata tidak ada yang dapat menunjukan identitas dirinya secara resmi,” paparnya.

Paulus menyatakan TPS yang disediakan di RSJ Solo menjadi salah satu lokasi pemungutan suara tambahan yang telah ditetapkan oleh KPU dalam rapat pleno DPTb tahapan ketiga.

Saat ini ada 10 TPS tambahan yang disediakan untuk mendukung coblosan 17 April nanti. Dari 10 TPS tambahan itu, delapan di antaranya berasal di Kota Semarang. Dan dua lainnya di Solo.

“Antara lain enam TPS di Lapas Kedungpane Ngaliyan, dua TPS Lapas Wanita Bulu. Untuk di Solo, ada dua TPS tambahan juga di Lapas Surakarta dan RSJ,” cetusnya.

Jumlah pemilih di 10 TPS tambahan itu mencapai 2.334 orang. Masing-masing TPS jumlah pemilihnya bervariasi tergantung data yang berbasis dari DPTb.

Pihaknya menambahkan saat ini telah menginstruksikan kepada semua pengelola TPS untuk memberikan soft kopi bagi semua PPS. Tujuannya supaya setiap TPS punya data surat suara cadangan untuk mengantisipasi pemilih tambahan yang nyoblos pada pukul 12.00-13.00 WIB siang. (far)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.