68 Petugas Trans Semarang Disanksi Berat

Ilustrasi

SEMARANG – Kinerja manajemen Trans Semarang terus dilakukan pembenahan sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dari catatan Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang dalam satu tahun terakhir terdapat sejumlah 68 petugas Trans Semarang yang diberikan sanksi berat, dimana 58 diantaranya dipecat karena melakukan berbagai pelanggaran.

Menurut Kepala BLU Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan, mereka yang diberhentikan diantaranya terdapat sejumlah 39 sopir  serta 29 karyawan. Pelanggaran yang dilakukan juga beragam mulai dari pelanggaran disiplin kerja hingga bermain curang dengan tiket serta peralatan tiketing. “Sementara pelanggaran oleh sopir Trans Semarang sendiri, sejumlah 30 sopir telah direkomendasikan kepada rekanan untuk dilakukan blacklist serta 9 orang lainnya dalam pengawasan,” jelas Ade Ariawan, Jumat (19/1).

Ade berharap dengan tindakan tegas tersebut, di tahun 2018 ini jumlah keluhan masyarakat terhadap pelayanan BRT Trans Semarang dapat ditekan. Sebab di tahun 2017 lalu angka keluhan masyarakat terkait pelayanan BRT mencapai 653 keluhan.

Sementara dalam hal pengembangan layanan, lanjut Ade, BRT Trans Semarang sendiri di tahun 2018 ini akan kembali menambah koridor baru, yakni koridor 7 yang melayani jalur Genuk, Bangetayu, Arteri Soekano Hatta Jalan Pemuda. “Dengan tambahan jalur baru ini diharapkan jumlah penumpang brt trans semarang semakin tinggi,” katanya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 2 = 8

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.