60 Petugas Dinas Pertanian Periksa Kelayakan Hewan Kurban

Petugas memeriksa hewan kurban di lapak-lapak pedagang yang tersebar di 16 kecamatan.

SEMARANG- Dinas Pertanian Kota Semarang membentuk tim yang berjumlah 60 orang tersebar di 16 kecamatan. Tim tersebut bertugas memberikan sosialisasi dan memantau terkait hewan kurban yang dijualbelikan.

Petugas Dinas Pertanian Kota Semarang memeriksa gigi kambing di penjualan tepi Jalan Jolotundo,Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang, Rabu (15/8/2018). Foto: metrojateng/Masrukhin Abduh

Kepala Dinas Pertanian Kota Semarang, Wahyu Permata Rusdiana mengatakan, mereka memeriksa kelayakan lapak penjual hewan kurban.

“Apakah sudah ada izin dari kecamatan, lokasinya jauh dari pemukiman dan tidak mengganggu lalu lintas serta tidak mengotori tempat-tempat umum,” kata Rusdiana, Rabu (15/8/2018).

Tiap-tiap kecamatan terdiri atas tiga sampai empat orang petugas. Mereka harus secara intensif memeriksa hewan-hewan kurban di lapak-lapak milik pedagang.

Menurutnya, petugas tersebut mensosialisasikan kepada para pedagang tentang tata cara jual hewan kurban yang benar sesuai ketentuan aturan agama. Hal itu untuk menjamin hak memperoleh hewan kurban yang sesuai aturan.

“Sudah sejak seminggu lalu, mereka secara intensif telah memeriksa hewan kurban di lapak-lapak pedagang yang tersebar di 16 kecamatan,” ujarnya.

Rusdiana menyebutkan, dari hasil pemeriksaan sementara oleh petugas tersebut, diakui ditemukan beberapa hewan yang tidak layak dijadikan untuk hewan kurban. Seperti di Jalan Gajah Raya dan Jalan Jolotundo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang.

“Kami sudah antisipasi hal itu, dengan memberikan penyuluhan kepada pedagang untuk tidak menjual hewan tidak layak itu sebagai hewan kurban. Silahkan kalau mau dijual untuk misalnya disembelih sendiri,” terangnya.

Petugas mensosialisasikan kepada penjual, untuk menjual hewan kurban secara baik dan sehat. Petugas juga akan memberikan obat jika hewan sakit kulit. (duh)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.