6 Pengedar Narkoba Ditangkap, Sembunyikan BB di Sandal dan Sofa

Penangkapan tersangka dilakukan maraton selama 10 hari terakhir. Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan 31 gram sabu-sabu.

JEPARA – Enam pengedar narkoba berhasil diringkus jajaran Polres Jepara. Mereka mengelabui petugas dengan menyimpan barang bukti di dalam sandal dan sofa kursi.

Tersangka pengedar narkoba diamankan di Mapolres Jepara. Foto: metrojateng.com

Keenam pengedar merupakan dua jaringan yang berbeda. Jaringan pertama yakni Ahmad Maulana Ishaqi (21), warga Desa Dermolo, Kecamatan Kembang, Heri Kiswanto (24), warga Desa Bakalan Kecamatan Kalinyamatan dan Eko Jarot Sentiko alias Mbilung (33), warga Desa Krasak Kecamatan Pecangaan.

Sementara jaringan kedua, adalah Sugeng alias Bendol (43), warga Desa Bangsri, Handogo (39), dan seorang ibu rumah tangga Tri Puji Lestari alias Sinok yang ditangkap di Kabupaten Kudus.

Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman mengatakan, penangkapan tersangka dilakukan maraton selama 10 hari terakhir. Dari penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan 31 gram sabu-sabu.

“Penangkapan ini merupakan bagian dari operasi Antik Candi 2019. Penangkapan dilakukan dengan teknik undercover (penyamaran) dan surveilance (pemantauan). Dari kegiatan tersebut berhasil diamankan 31 gram narkotika jenis sabu-sabu dan enam tersangka,” ujarnya, Rabu (21/8/2019)

Dalam proses penangkapan, beberapa di antaranya mencoba mengelabui petugas. Yakni dengan menyimpan barang bukti di dalam sandal dan sofa kursi. “Jadi, kami temukan mereka menyimpan barang bukti di dalam sandal dan sofa,” tuturnya.

Para tersangka terancam mendekam di penjara maksimal selama 20 tahun karena melanggar undang-undang terkait narkoba, pasal 114 subsider pasal112. “Kami masih mendalami keterlibatan tersangka dan kemungkinan pengembangan terhadap pelaku lain,” paparnya.

Sementara itu, Tri Puji Lestari mengaku mengedarkan barang haram itu dikendalikan dari LP Kedungpane, Semarang. “Ada yang mengendalikan di LP Kedungpane. Saya sudah empat bulan jual narkoba, sebelumnya hanya jualan makanan,” tandasnya.

Tersangka lain, Sugeng alias Bendol mengatakan menyelipkan narkoba di bawah sandalnya. “Kalau pas terciduk bisa langsung saya buang sandalnya,” tandas dia.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.