465 Kios PKL Karangtempel Segera Rampung

Saat ini sedang dilakukan pembangunan tembok dan atap.

SEMARANG- Pembangunan 465 kios di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) di Kelurahan Sambirejo, Kecamatan Gayamsari, Kota Semarang hampir rampung. Pembangunan tersebut sudah mencapai 80 persen.

Kegiatan pembangunan kios untuk relokasi PKL Karangtempel di Kawasan Masjid Agung Jawa Tengah, Selasa (6/11/2018). Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Pembangunan relokasi tahap II ini diperuntukan Pedagang Kaki Lima (PKL) Karangtempel, Semarang Timur, yang ikut terdampak normalisasi Sungai Banjir Kanal Timur (BKT). Mereka sudah siap dipindahkan ke tempat baru tersebut.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto mengatakan, kios dengan kerangka baja ringan ini ukurannya 3×5 meter. Pengerjaannya terus dikebut agar bisa cepat selesai. Pekerjaannya saat ini sedang dilakukan pembangunan tembok dan atap.

“Pekerjaan tersebut dibarengi dengan pengaspalan di lingkungan sekitar lokasi kios oleh DPU (Dinas Pekerjaan Umum) Kota Semarang. Semoga bisa selesai bersamaan,” kata Fajar Purwoto, Senin (06/11/2018).

Menurutnya, pembangunan kios tersebut ditargetkan bisa selesai pada akhir bulan November. Sehingga relokasi seluruh PKL Barito akhir tahun ini bisa diselesaikan. Jumlah PKL Barito sendiri secara keseluruhan ada 565 pedagang yang harus direlokasi.

“Terdiri atas 465 pindah di areal MAJT tahap II dan sisanya 100 PKL pindah ke Pasar Klithikan Barito Baru di Penggaron, Kecamatan Pedurungan,” ujar Fajar.

Ditambahkan, hingga saat ini petugas Dinas Perdagangan dan Dinas Permukiman Penataan Kota Semarang, juga masih terus melakukan penebangan pohon yang masih tersisa di Barito. Tercatat masih ada 45 pohon yang kebanyakan jenis angsana.

“Pekerjaan penebangan pohon di Barito tinggal delapan hari ke depan, dimulai juga sejak delapan hari yang lalu. Setiap hari petugas dapat melakukan penebangan lima pohon Angsana,” katanya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.