4.200 Penari Meriahkan Indonesia Menari di Empat Kota

Indonesia Menari 2018 diiringi musik aransemen Pongky Prasetyo yang menggabungkan lagu daerah dari Riau, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Papua.

SEMARANG – Sebanyak 4.200 penari menyemarakkan pagelaran Indonesia Menari di empat kota meliputi Jakarta, Bandung, Solo dan Semarang, Minggu (11/11/2018). Acara yang diinisiasi oleh Bakti Budaya Djarum Foundation ini kembali mengajak masyarakat untuk lebih dekat dengan tarian tradisional yang dikemas secara modern dalam Indonesia Menari 2018.

Indonesia Menari 2018 di Taman Indonesia Kaya Semarang, Minggu (11/11). Foto: metrojateng.com/fariz fardianto

Para peserta yang terdiri dari perorangan, berbagai komunitas generasi muda, sanggar tari, komunitas pecinta tari, sekolah dan universitas ini berkolaborasi menunjukkan kemampuannya untuk memperebutkan hadiah ratusan juta rupiah.

Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation mengatakan, di tahun ke-7 Indonesia Menari, pihaknya semakin banyak permintaan dari pecinta seni untuk menyelenggarakan di daerah.

“Untuk pertama kalinya di tiga kota tahun lalu, kami menambah Semarang di Taman Indonesia Kaya yang baru saja diresmikan pada 10 Oktober lalu. Kegiatan ini disambut sangat antusias oleh masyarakat dan memacu semangat kami untuk berusaha menginspirasi generasi muda mencintai ragam musik dan tarian daerah,” katanya.

Indonesia Menari 2018 dimulai serentak pukul 13.00 WIB dengan konsep indoor yang tersebar di beberapa area di Grand Indonesia, Jakarta; Mal The Park, Solo; dan 23 Paskal Shopping Centre, Bandung.

Khusus di Semarang, tambahnya, diselenggarakan outdoor pukul 16.00 WIB. Sekitar 300 penari menari bersama di Taman Indonesia Kaya dengan panggung seni pertunjukan terbuka pertama di Jawa Tengah.

Indonesia Menari 2018 diiringi musik aransemen Pongky Prasetyo yang menggabungkan lagu daerah dari Riau, Kalimantan Selatan, Jawa Tengah, dan Papua.

Tahun ini, koreografi Indonesia Menari 2018 dikonsep oleh Ufa Sofura. Ia menambahkan bahwa saat ini cukup bersyukur mampu terlibat dalam Indonesia Menari.

“Saya mengambil ciri khas dari daerah yang digunakan untuk musik, seperti misalnya gerakan tangan naik turun dikenal dari Papua dan mengombinasikannya dengan gerakan lain yang lebih energik,” tuturnya.

Penari bernama lengkap Sofura Maulida tersebut memadukan gerak tari tradisional dan mengemasnya dengan modern. Para peserta dapat menyaksikan tutorial gerakan Indonesia Menari 2018 melalui www.indonesiakaya.com/indonesiamenari/2018/tutorial. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.