Cuaca Ekstrim, Nelayan Harus Waspada

Gelombang tinggi dan cuaca buruk yang melanda perairan Jepara, Februari 2015. (Foto: doc Metrojateng)

SEMARANG – Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Semarang menyatakan cuaca ekstrem mulai melanda sebagian besar wilayah Jawa Tengah sekitar tiga hari ke depan. Bahkan, sejumlah daerah diperkirakan juga diguyur hujan lebat hingga besar mulai 26 November hingga 28 November besok.

“Kami ingatkan bahwa tiga hari ke depan mayoritas wilayah di Jateng mengalami cuaca ekstrem karena munculnya tekanan udara rendah di bagian selatan Jawa sehingga membuat area belokan angin yang menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan hujan,” kata Tuban Wiyono, Kepala Stasiun Klimatologi Klas I BMKG Semarang, kepadametrosemarang.com, Senin (27/11).

Ia menyebut daerah-daerah yang dilanda cuaca ekstrem meliputi Ambarawa, Majenang, Wonosobo, Ungaran, Temanggung, Sragen, Semarang, Salatiga, Purworejo, Purwokerto, Purwodadi, Purbalingga, Pati, Mungkid, Magelang, Kendal, Kebumen, Jepara, Demak, Cilacap, Boyolali, Blora, Batang, sampai Banjarnegara.

Ia menyatakan kondisi udara saat ini sangat tidak stabil lantaran terjadi aliran masa udara basah dari arah barat. Karenanya ia meminta kepada potensi genangan, banjir, banjir bandang maupun tanah longsor di kawasan yang diperkirakan muncul hujan lebat.

“Nelayan di pesisir Tegal sampai Rembang juga sebaiknya menghentikan aktivitas penangkapan ikan di perairan lepas hingga gelombang tinggi mereda. Sebab, cuaca ekstrem memang menyebabkan munculnya awan cumulonimbus atau awan CB. Ini yang patut diwaspadai,” ungkap Tuban.

Untuk saat ini, ombak tinggi terpantau di sekitar Laut Jawa bagian tengah, perairan selatan Jawa Tengah dan Samudera Hindia.Ia menambahkan, para pelaku usaha transportasi patut mewaspadai potensi genangan yang muncul di jalan raya, kereta api dan bandar udara. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

20 − 16 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.