Aniaya Junior Hingga Tewas, Sembilan Taruna Akpol Dituntut 1,5 Tahun

Sembilan terdakwa penganiayaan di Akpol saat sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Semarang. (foto: metrojateng.com/ Fariz Fardianto)

SEMARANG – Sembilan taruna tingkat III Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang dituntut hukuman penjara selama 1,5 tahun atas tuduhan penganiayaan yang berujung pada kematian terhadap seorang taruna tingkat II, Muhammad Adam.Tuntutan itu dibacakan dalam sidang lanjutan pembunuhan taruna Akpol tingkat II yang dipimpin Ketua Hakim Cosmaya, di Ruang Sidang Utama PN Semarang, pada Kamis (2/11) siang.

Kesembilan terdakwa yang dituntut kurungan penjara 1,5 tahun itu adalah, Joshua Evan, Reza Anata, Indra Zulkifli, Dwi Sutrisno, Aditya Khaimara, Chikita Alviano, Rion Kurnianto, Erik Apriliyanto dan Hery Avianto.

“Menuntut supaya hakim pengadilan negeri Semarang yang memeriksa mengadili terdakwa terbukti sah dan bersalah melakukan tenaga dan menggunakan tindakan kekerasan sesuai Pasal 107 KUHP,” kata Jaksa Panji Sudrajat saat membacakan amar tuntutannya.Panji yang didampingi dua JPU Nur Endah dan Setiyono itu menyebut kesembilan terdakwa layak dijatuhi hukuman penjara 1 tahun dan enam bulan dipotong masa tahanan.

Ia pun menuntut agar terdakwa agar tetap ditahan sekaligus barang bukti yang dipakai selama ini dikembalikan. “Menetapkan barang buti dikembalikan kepada terdakwa untuk dapat digunakan sebagai bukti lanjutan dan ditambah beban biaya sidang kepada terdakwa,” bebernya.

Atas putusan itu, HD Junaedi menyatakan akan mengajukan pledoi untuk para kiennya. Ia keberatan dengan tuntutan jaksa karena menganggap hukuman itu mengada-ada.”Pasal 107 KUHP tidak mengatur tentang tuntutan tersebut. Kami pekan depan akan membacakan pledoinya. Tunggu saja nanti,” tandasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

98 − = 94

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.