Pengobatan Gratis, Harapan Asih yang 14 Tahun Lumpuh

Asih digendong memasuki Ambulance Hebat yang menjemputnya. (foto: metrosemarang.com/ Mukhamad Masrukhin)

KARMIJAH terlihat harap-harap cemas menanti kehadiran Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi ke rumah kakaknya, Asih (60), pada Kamis (2/11) malam. Pasalnya, Karmijah mendengar kabar bahwa pada malam itu, orang nomer satu di Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut akan menjemput kakaknya untuk dibawa ke rumah sakit karena sakit kanker kelenjar getah bening, yang sudah dideritanya selama 14 tahun

Sementara terlihat tidak ada ekspresi yang tergambar dari Asih yang merupakan warga Kalialang Baru RT 2 RW 1, Kecamatan Gunungpati. Dia terlihat lemah lunglai, bahkan tidak berdaya untuk berkomunikasi. Meskipun prihatin dengan kondisi Asih, keluarganya tidak dapat berbuat banyak lantaran tidak punya biaya lagi untuk pengobatannya.

“Sudah diperiksakan kemana-mana tapi tidak sembuh. Sudah 14 tahun. Kondisi semakin kurus dan lemah. Jalan pun pelan-pelan,” kata Karmijah.

Sekitar pukul 20.00, wajah gelisah Karjimah akhirnya hilang berganti sumringah. Orang yang ditunggu-tunggunya datang bersama satu unit Ambulance Hebat milik pemerintah Kota Semarang. Tidak hanya Karjimah, warga sekitar juga ikut menyambut kedatangan Hendi dengan sukacita. Hendi kemudian masuk ke rumah melihat kondisi Asih. Namun, kondisi Asih terlalu lemas untuk sekadar menjawab pertanyaan Hendi.

Hendi pun kemudian meminta Ambulance Hebat untuk segera membawa Asih ke RSUP Kariadi. Hendi juga berpesan kepada Karmijah yang langsung menggendong kakaknya untuk tidak usah khawatir, karena semua biaya pengobatan Asih akan ditanggung oleh pemerintah.

“Kemarin kami baru saja meluncurkan program jaminan pengobatan gratis yaitu UHC (Universal Health Coverage), kemudian ada warga yang melaporkan ibu Asih di Kalialang yang membutuhkan bantuan. Makanya Saya beserta tim dokter datang menjemput. Biaya ditanggung pemerintah,” ujarnya.

Hendi pun berterima kasih kepada warga sekitar Kalialang yang peduli dengan tetangganya. “Terima kasih kepada warga yang sudah pro aktif berkomunikasi dengan kami. Semoga Bu Asih bisa segera sembuh dan kumpul dengan keluarganya kembali,” ujarnya.

Sementara Karmijah tidak lupa mengucapkan terima kasih atas perhatian walikota yang telah membantu pengobatan sang kakak. “Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih telah dibantu. Kami tidak bisa berobat karena tidak punya biaya,” ujarnya. (Mukhamad Masrukhin)

Anda mungkin juga berminat
Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

41 + = 44

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.