Pemkab Kendal Permudah Ijin Pengusaha dan Investor

Kendal Bisnis Meeting yang digelar di Kampung Jawa Sekatul, Limbangan. (foto: metrojateng.com/Edi Prayitno)

KENDAL – Untuk mengembangkan pembangunan di sejumlah sektor, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kendal  akan mempermudah perijinan bagi pengusaha dan investor. Hal itu terungkap dalam Kendal Business Meeting yang digelar pemerintah Kendal di Kampung Jawa Sekatul Limbangan. Acara tersebut dihadiri 50 pengusaha Kendal dan pengusaha lain yang berinvestasi di Kabupaten Kendal.

Kepala Bidang Pengendalian Penanaman Modal DPMPTSP Provinsi Jawa Tengah Didik Subiyantoro menyampaikan beberapa terobosan kebijakan pemerintah yang pro investasi. Sesuai Undang-undang  Nomor 10 Tahun 1995 yang disempurnakan dengan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan serta Undang-undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal.

“Dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 176/PMK.011/2009 jo nomor 188 Tahun 2015 bagi perusahaan yang sudah mempunyai ijin prinsip penanaman modal bisa mendapatkan fasilitas pembebasan bea masuk di bidang pariwisata dan kebudayaan, transportasi, pelayanan kesehatan publik, pertambangan, konstruksi, industri telekomunikasi, dan kepelabuhanan. Fasilitas ini belum banyak dipergunakan oleh para pengusaha,” tutur Didik.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Baperlitbang) Kabupaten Kendal yang juga Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Winarno menyampaikan tentang kebijakan tata ruang dalam kerangka investasi di Kabupaten Kendal. Menurutnya, penataan ruang Kabupaten Kendal untuk mewujudkan ruang wilayah sebagai kota industri yang didukung oleh pertanian, produktif, prospektif, dan berkelanjutan menuju penguatan ekonomi masyarakat yang adil dan sejahtera.

“Pengembangan kawasan  Kedungsepur di Kabupaten Kendal secara makro berfokus pada Kawasan Industri Kendal dan Pelabuhan Kendal sebagai jantung penggerak perekonomian Kendal dan sekitarnya. Jaringan transportasi Semarang – Kendal merupakan rencana solusi peningkatan akses jalan dan percepatan mewujudkan kawasan kedungsepur,” katanya.

Kendal Business Meeting sendiri dimaksudkan untuk meningkatkan koordinasi dan kerjasama serta membangun komunikasi di bidang investasi.  Sekretaris Daerah Kendal, Moh Toha mengatakan dengan Kendal Business Meeting ini semoga dapat dilakukan koordinasi, sinkronisasi, dan sinergitas pembangunan yang saling menguatkan dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

“Saya berharap para pengusaha sudah mempunyai persepsi dan pemikiran terhadap kegiatan-kegiatan apa yang akan dilaksanakan. Juga berkenan menyampaikan masukan apa yang menjadi permasalahan terkait kebijakan pemerintah di bidang investasi,” kata Moh Toha.

Menurutnya, Kendal memiliki banyak kelebihan baik dari sisi lokasi geografis ataupun sumber daya alamnya. Jika dapat dikelola dengan baik maka akan dapat mengurangi kemiskinan. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

57 − = 49

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.