100 Siswa SMK Wiyasa Jalani Tes Urine

Siswa SMK Wiyasa Kota Magelang secara mendadak di tes urine oleh Kesbanglinmas bekerjasama dengan Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Magelang, Selasa (24/10). Kegiataniniuntuk mencegah peredaran narkoba di wilayah Kota Magelang. (foto: metrojateng.com/ch kurniawati)

MAGELANG – Sebanyak 100 siswa SMK Wiyasa Kota Magelang menjadi sasaran tes urine, yang dilakukan secara mendadak oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Kegiatan itu dilakukan atas kerjasama dengan UPT Lab Kesehatan Kota Magelang.

Tes urine dimaksudkan untuk mengetahui ada tidaknya siswa yang menggunakan obat-obatan terlarang. “Yang tidak kalah penting adalah tes urine ini untukmengantisipasi peredaran narkoba di kalangan pelajar,”ujar Kepala Bidang Pengkajian Masalah Strategi Daerah dan Linmas Kota Magelang, Satyawan Baroto, di sela kegiatan di SMK Wiyasa Kota Magelang, Selasa (24/10).

Para pelajar yang menjadi sasaran tes urine diminta untuk ke kamar kecil sambil membawa botol tempat urine. Setelah itu, botol yang berisi urine di serahkan kepada petugas dari UPTD Laboratorium Kesehatan Dinas Kesehatan setempat.

Diakui Setyawan, siswa SMK Wiyasa menjadi sasaran tes urine setelah sebelumnya dilakukan pengamatan. Kegiatan ini lebih banyak untuk melakukan pencegahan agar siswa tidak terjerumus ke dalam peredaran narkoba atau obat terlarang. “Kita tidak ingin peristiwa siswa menelan pil terlarang di kelas seperti yang terjadi di wilayah tetangga, akan terjadi di Kota Magelang. Kita lakukan antisipasi,” katanya.

Dikatakannya, peredaran narkoba saat ini sudah tidak lagi mengenal usia dan pekerjaan. Pengaruh lingkungan sekitar juga turut berperan dalam hal ini. Kepala sekolah SMK Wiyasa Kota Magelang, Endang Pratiwi menambahkan, pihaknya sangat mendukung sidak yang dilakukan oleh Kesbangpol Kota Magelang dan UPT LabKes Kota Magelang.

Menurutnya, kegiatan ini bisa membantu mendidik anak – anak bangsa untuk mengantisipasi secara dini peredaran narkoba. Endang menuturkan, sekolah sudah sering melakukan upaya pemeriksaan secara mendadak kepada para siswanya. Antara lain dengan pemeriksaan isi tas siswa sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.

Adapun urine dari para siswa yang diperiksa akan dibawa ke UPT LabKes Kota Magelang, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut mengenai kandungan yang ada di dalamnya. Bila terdapat siswa yang positif menggunakan narkoba, maka akan langsung dilakukan rehabilitasi secepat mungkin. (MJ-24)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

92 − = 84

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.