Mbok Jampi, Rawat Tiga Anak Gangguan Jiwa

Keluarga Mbok Jampi saat dikunjungi Kapolsek Welahan. (foto: metrojateng.com/MJ-24)

 

JEPARA – Kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah. Ibarat itu tepat disematkan kepada Mbok Jampi (65) yang sabar dan tulus merawat ketiga anaknya yang mengalami gangguan jiwa.
Janda asli Desa Kenceng Sidialit RT 3 RW 1 Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara ini tidak pernah mengeluh dan berputus asa, meski ketiga putranya hidup tidak normal. Ia tetap merawatnya dengan baik, bahkan memandikan dan menyuapi anak-anaknya itu tiap hari.
Perubahan mental ketiga anaknya itu mulai sekitar tahun 1983 silam.Saat itu, anak ketiganya Sutrisno (40) lulus SD dan bekerja membuat roti di Jakarta. Tiba-tiba pulang mengaku linglung dan menceritakan ketakutannya melihat teman kerjanya mengalami kecelakaan, terkena mesin penggilingan.

Perubahan kejiwaan Sutrisno kemudian diikuti oleh adiknya, Suheri (35), yang belakangan justru sering mengamuk. Lebih memprihatinkan, anak bungsunya yang terus memikirkan kedua kakakanya pun kebiasaannya ikut terguncang. “Kalau Margono (anak bungsu) awalnya kepikiran kakaknya, malu dan sering diam,” papar pedagang nasi keliling ini.
Segala upaya sudah dilakukan demi kesembuhan ketiga anaknya itu. Beberapa petak tanahnya pun telah terjual. Hingga beban itu terus melilis setelah suaminya, Supangat (70) meninggal dunia setahun lalu.Sementara, Kapolsek Welahan, AKP Rismanto menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi keluarga Mbok Jampi.
“Setelah mendapat laporan dari Babinkamtibmas, saya langsung mendatangi lokasi dan menyalurkan bantuan sembako. Karena saya melihat Mbok Jampi ini seorang janda yang merawat ketiga anaknya seperti itu sendirian,” tandasnya.(MJ-23)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

6 + 2 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.