Konfirmasi E-Tilang, Polisi Datangi Rumah Pelanggar

Polisi Satlantas Polrestabes Semarang mendatangi rumah pelanggar lalu lintas. (foto: metrojateng.com/Efendi)
SEMARANG – Petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang medatangi rumah para terduga pelanggar E-Tilang CCTV, Kamis (28/9) siang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk menindak lanjuti data pelanggar yang telah dikirim oleh pihak Dishub kepada Satlantas.
“Ini merupakan sebuah tindak lanjut penegakan hukum dengan cctv. Sebelum ditindak juga kami konfirmasi apakah yang bersangkutan tersebut menggunakan kendaraannya pada saat terjadinya pelanggaran,” ujar Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi di sela kegiatan.
Ardi mengatakan, tujuan pertama hari ini yakni rumah Ida Bagus Nyoman yang berada di Jalan Admodirono, Semarang Selatan. Kendaraan milik Ida didapati melakukan pelanggaran di Jalan Kaligarang pada Senin (25/9) lalu.
“Dalam proses penindakannya kita akan tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah, yang mana kalau memang terbukti tidak melakukan pelanggaran juga tidak akan dilakukan penindakan,” imbuh Ardi.
Namun, pada saat mendatangi rumah Ida, ia mengakui bahwa kendaraan miliknya memang benar melakukan pelanggaran sesuai bukti yang dibawa petugas berupa screenshoot hasil rekaman cctv. “Tapi waktu itu yang mengendarai istri saya,” beber Ida.
Atas pelanggaran tersebut kemudian dilakukan penilangan. Dalam proses penilangan sendiri pihak kepolisian memberikan dua pilihan dalam membayarkan denda. Pilihan pertama terduga pelanggar bisa membayarkan denda melalui bank BRI.
“Kemudian cara kedua bisa mendatangi sidang yang tanggalnya sudah di tentukan. jadi kita memberikan opsi kepada masyarakat tergantung kepentinganyang bersangkutan,” beber Ardi.
Ardi mengatakan mekanisme penilangan seperti ini dirasa sangat membantu di tengah jumlah personel satuannya yang terbatas. “Ini juga merupakan upaya kita untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum tilang sehingga perilaku penyimpangan oleh anggota di lapangan bisa diminimalisir,” pungkasnya. (fen)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 76 = 82

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.