E Tilang, Sepeda Motor Dominasi Pelanggaran

PEmantauan CCTV tilang di ATCS Semarang. (arsip metrosemarang.com)

SEMARANG – Pelanggaran rambu-rambu lalu lintas masih banyak terjadi di hari kedua pelaksanaan tilang elektronik (e-tilang) di wilayah Kota Semarang hari ini. Paling banyak pelanggaran dilakukan oleh pengendara kendaraan roda dua dan angkutan umum.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Semarang Kusnandir mengatakan, paling banyak pelanggaran di traffic light simpang Tlogosari, Pasar Kambing, simpang Fatmawati dan simpang Petompon. Namun dari keempat titik itu pelanggaran paling banyak masih terjadi di simpang Tlogosari seperti pada hari pertama.
‘’Sampai siang tadi ada 80 pelanggar yang sebagian besar oleh pengendara roda dua disusul angkutan umum, dan paling banyak terjadi masih di simpang Tlogosari,’’ katanya, Selasa (26/9). Namun secara umum, lanjut Kusnandir, hari kedua pelaksanaan e-tilang terdapat peningkatan ketaatan pada peraturan berlalu lintas yang cukup signifikan. Di traffic light yang terpasang CCTV sebagian besar masyarakat sudah taat pada rambu-rambu lalu lintas yang ada.
‘’Saat ini sudah terpasang 27 CCTV di traffic light-traffic light yang ada, dan akan ditambah 11 di akhir tahun ini,’’ ujarnya.
Dengan penambahan CCTV, nantinya alat digital ini tidak hanya untuk merekam kondisi lalu lintas, namun juga untuk memantau keamanan. CCTV ini juga akan berfungsi untuk memantau kriminalitas yang terjadi di wilayah Kota Semarang. Seperti akan dipasang di Kampung Pelangi, seputaran Mberok dan titik lainnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 67 = 70

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.