Hari Pertama e-Tilang, Trafic Light Tlogosari Paling Banyak Dilanggar

Pemantauan di Area Trafic Control System (ATCS) Dishub Kota Semarang. (foto: metrosemarang.com/Mukhamad Masrukhin)

SEMARANG – Senin (25/9) hari ini merupakan hari pertama penerapan tilang elektronik (e-tilang) di Kota Semarang. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang langsung bergerak dengan melakukan pendataan pelanggaran lalu lintas melalui kamera CCTV di sejumlah jalan. Hasilnya diketahui trafic light kawasan Tlogosari menjadi paling banyak dilanggar.
Dalam aktifitas penerapan e-tilang melalui CCTV bagi pelanggar lalu lintas, petugas di Area Trafic Control System (ATCS) Dishub Kota Semarang memantau satu per satu monitor CCTV. Bila ada pelanggaran petugas akan mengidentifikasi kendaraab pelanggar lalu lintas tersebut melalui plat nomernya. Setelah itu, petugas akan mencatat waktu, tempat dan jenia pelanggarannya.
Hasilnya dari CCTV yang dipasang di sejumlah persimpangan, diketahui persimpangan Tlogosari menjadi yang paling banyak dilanggar rambu lalu lintasnya. Disusul Jalan Fatmawati Pedurungan, Jalan Tentara Pelajar Pasar Kembang, dan Persimpangan Kaligarang.
Menurut Kepala Seksi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Semarang, Ambar Prasetyo, pihaknya hanya bertugas mendata pelanggaran saja. Untuk penindakannya diserahkan kepada Kepolisian.
“Dari pendataan sementara, paling banyak jenis pelanggarannya adalah melanggar marka jalan,” katanya.
Ditambahkan, penerapan e-tilang ini sangat efektif dalam mengingatkan warga masyarakat. Sehingga dari beberapa pelanggar lalu lintas yang diingatkan melalui peringatan suara di kontrol room ATCS mengindahkan peringatan tersebut.
Pemantauan ini direncanakan akan dilakukan selama 24 jam dan jumlah titik CCTV akan ditambah. “Hari ini sampai pukul 10.00 ada 82 pelanggar, 60 di antaranya di Tlogosari,” tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

22 + = 31

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.