20 Hari Kurang Air, Akhirnya Warga Ngelo Kulon Dapat Bantuan

DEMAK – Kekeringan melanda di sejumlah wilayah di Kabupaten Demak memasuki puncak musim kemarau. Salah satunya Desa Ngelo Kulon yang sudah 20 hari lebih kekurangan air bersih.
Selama ini, warga mendapatkan air bersih dengan membeli pada pedagang air keliling.Namun, penjual keliling yang menjadi langganan tidak lagi mendapatkan pasokan airnya, sehingga berdampak kelangkaan air bersih di Desa Ngelo Kulon.
Kondisi ini membuat sejumlah kalangan terpanggil untuk memberikan bantuan. Salah satunya anggota Komisi VI DPR RI, Abdul Wachid. Politisi Partai Gerindra ini bahkan langsung melayani permintaan warga menuangkan air dari truk. Sedikitnya ada air bersih satu truk dan satu mobil bak terbuka.
“Seharusnya pemerintah hadir di tengah masyarakat saat kondisi seperti ini (kekeringan),” ujar Abdul Wachid, Senin (18/9). Penanganam kekeringan dapat dilakukan yakni jangka pendeknya harus ada bantuan air bersih. Tapi jangka panjangnya, harus dibangunkan infrastruktur penyediaan air bersih, terutama yang membutuhkan air bersih.
“Saya sudah saya lakukan droping sejak dulu. Biasanya, bantuan akan kami lakukan sampai musim hujan,” tandasnya. Sementara Kepala Desa Ngelo Kulon, Mad Yasir menuturkan bahwa tiap musim kemarau datang, desanya selalu kekurangan air bersih. Selain mengering, sumur warga berasa asin.Desa Ngelo Kulon terdapat 1500 kepala keluarga yang berdampak kekeringan ini.
“Kami mengapresiasi langkah bantuan air bersih ini. Hal ini kami harapkan dapat menggugah yang lain untuk membantu bagi yang membutuhkan,” pungkas dia.(MJ-23)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

93 − = 86

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.