Tersangka Pencuri Genset Menikah di Sel Tahanan

Dedy Saputro berbincang dengan istrinya dari balik jeruji tahanan. (foto:metrosemarang.com/Efendi)

 

ISAK tangis mengiringi prosesi pernikahan seorang tahanan di Ruang Aula Polsek Semarang Selatan, Kamis (14/9). Dedy Saputro (32), seorang tersangka pencurian dengan pemberatan, menikah dengan kekasihnya Dika Agustin Mahatmaya (20) yang sekaligus tetangganya di Kampung Tandang, Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari, Semarang.

Dedy Saputro menikahi kekasihnya setelah berpacaran sekitar dua tahun lamanya. Pernikahan ini sudah direncanakan sejak tiga bulan lalu, bahkan undangan telah disebar. Sayangnya, Dedy malah tertangkap polisi atas tuduhan pencurian genset dari salah satu kios di Pasar Peterongan. Itu membuatnya harus menikah di tempat yang tidak semestinya.

Pihak Polsek Semarang Selatan sendiri tak mengetahui sebelumnya, bakal ada acara pernikahan tersebut. Kapolsek, Kompol Dedy Mulyadi mengatakan, tiba-tiba keluarga tersangka datang bersama keluarga mempelai wanita. Mereka mendadak mengutarakan maksud ingin menikahkan Dedy Saputro dengan kekasihnya.

“Ya sudah, kami langsungkan saja.Saya sebagai Kapolsek mengizinkan, demi kemanusiaan. Semoga hubungan ini di ridhohi oleh Allah SWT, serta pernikahan Dedy Saputro bisa sakinah mawadah wa rohmah,” ujar Kompol Dedy Mulyadi. Kabarnya, mempelai perempuanpun telah mengandung delapan bulan.

Tangis ibu Dedy Saputro, Murjiani, pecah usai berlangsungnya akad nikah. Dedy segera kembali ke dalam sel tahanan usai mengucapkan akad nikah. Namun dari balik jeruji besi, Dedy berupaya berbincang menemani istrinya yang beberapa saat masih duduk di depan sel tahanan. Sembari duduk, istrinya mengeluarkan bungkusan kresek berisi makanan kecil untuk Dedy.

Dedy Saputro mengaku menyesal melakukan perbuatan yang membuat ia harus menjalani prosesi pernikahan di dalam sel. “Ya saya senang bisa menikah dengan kekasih saya. Tapi disisi lain juga saya merasa sangat sedih, menyesal atas perbuatan saya,” ujarnya.

Ia dibekuk petugas kepolisian di rumahnya pada Senin, 4 September 2017. Dedy ditangkap atas tuduhan keterlibatannya melakukan pencurian genset di Pasar Peterongan, pada 31 Agustus 2017 lalu. Terduga pelaku lain adalah Ahmad Wijayanto. Mereka dijerat Pasal363 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Kapolsek Dedy Mulyadi berharap, meski kini Dedy Saputro sedang menjalani masa tahanan, hendaknya bisa menjaga hubungan dengan istrinya. “Ya semoga bisa bahagia. Untuk nanti kedepan setelah menyelesaikan permasalahannya. semoga bisa kembali ke dalam masyarakat dengan baik,” pungkas Dedy Mulyadi. (Efendi)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

72 − 66 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.