Kalapas Batu Nusakambangan ‘Distafkan’, Buntut Penyelundupan 1,2 Juta Ekstasi

Kepala Kemenkumham Jateng dan Yogyakarta, Ibnu Chuldun. (foto: metrosemarang.com)

SEMARANG – Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Jawa Tengah dan Yogyakarta mencopot dua pejabat tinggi Lapas Kelas I A Nusakambangan Cilacap setelah terdapat penemuan penyelundupan 1,2 juta Ekstasi di Lapas Batu.

“Dua pejabat yang dimaksud yakni Abdul Haris diganti dengan Sujonggo sebagai Kepala Lapas Batu Nusakambangan yang baru terhitung mulai 5 Agustus nanti. Yang satunya lagi, Kepala Pengamanan Lapas Nusakambangan (KPLP) Tri Bowo juga diganti dengan Era Wiharto, beliau jadi Plh KPLP yang baru,” ungkap Ibnu Chuldun, Kepala Kemenkumham Jateng dan Yogyakarta di kantornya, Kamis sore (3/8).

Ia menyebut Plh KPLP Nusakambangan yang baru, Era Wiharto selama ini menjabat Kabid Perencanaan Kerja di kantor Kemenkumham Jateng dan Yogyakarta.

Dengan adanya pergantian jabatan ini, maka kepala Lapas Batu Nusakambangan kini distafkan. “Pejabat lama jadi staf biasa di sini,” tegasnya.

Pencopotan dua pejabat itu merupakan imbas dari pemberitaan yang menyebut adanya penyeludupan 1,2 juta ekstasi di Nusakambangan.

Ibnu bilang ekstasi sebanyak itu diduga kuat dikendalikan oleh narapidana Lapas Batu yang bernama Aseng. Pencopotan jabatan telah sesuai arahan Menkumham Yassona Laoly yang memerintahkan penindakan tegas terhadap pejabat yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Maka pada tanggal 2 Agustus kemarin saat selesai sertijab di kantor, saya langsung teleconfern dengan dirjen lapas, irjen, stafsus dan inspektur wilayah untuk diminta menugaskan dua pejabat itu di wilayah yang baru,” kata Ibnu.

Ia berjanji bakal mengusut tuntas kasus tersebut. Pihaknya pada September nanti membentuk tim investigasi gabungan bersama BNNP, BNNK dan Polda Jateng untuk turut menyelesaikan kasus penyelundupkan kasus tersebut.

“Kami akan berangkat ke Nusakambangan besok untuk mengadakan pertemuan, mencari solusi terbaik dan tepat agar peristiwa seperti ini tidak terjadi lagi,” paparnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 13 = 20

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.