32 Jemaah Haji asal Embarkasi Donohudan Meninggal di Arab Saudi

Sebagian besar jemaah yang meninggal disebabkan karena cardiobascular diseases atau penyakit jantung

SOLO – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Haji Donohudan merilis 32 jemaah haji asal Jateng dan DIY meninggal saat menjalankan ibadah di Tanah Suci. Sebanyak 27 jemaah meninggal di Mekkah dan lima lainnya meninggal di Madinah. Seday satu jemaah meninggal di Tanah Air.

Jemaah haji Indonesia. Foto: metrojateng.com

Humas PPIH Embarkasi Haji Donohudan, Afief Munzdir mengatakan, sebagian besar jemaah yang meninggal disebabkan karena cardiobascular diseases atau penyakit jantung. Total ada 18 jemaah.

Sedangkan sisanya disebabkan karena penyakit paru-paru (respiratory diseases), penyumbatan aliran oksigen (circulatory diseases), infectious and parasitic diseases, injury poisoning, dan masalah pencernaan (ileus obstruktif).

“Sejauh ini ada 32 jemaah haji yang meninggal di Tanah Suci dan satu jemaah meninggal di Tanah Air. Jawa Tengah sendiri ada 30 jemaah dan DIY 3 jemaah. Kami pantau terus kesehatan para jemaah haji di sana (Mekkah),” ujar Afief, Jumat (24/8/2018).

Afief menambahkan, untuk semua jemaah yang meninggal di Tanah Suci, secara langsung dimakamkan secara massal. Petugas dari PPIH telah mengurus seluruh pemakaman termasuk memberi informasi ke pihak keluarga.

“Untuk antisipasinya, kami terus lakukan edukasi tentang kesehatan kepada para jemaah mulai dari awal sampai pemulangan. Kami terus upayakan untuk itu, makanya pemerintah menyediakan petugas kesehatan di setiap kloter,” jelasnya.

Secara keseluruhan total jemaah haji Indonesia yang meninggal di Tanah Suci mencapai 141. Sebanyak 133 berasal dari jemaah haji reguler dan 8 berasal dari jemaah haji khusus.

Dari jumlah tersebut, paling banyak berasal dari Embarkasi Haji Donohudan, yakni 32 jemaah yang meninggal di Arab Saudi. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.