30 Tahun Diidamkan, Kini Warga Tandang Tidak Terisolasi

Puluhan tahun warga tidak memiliki akses jalan yang memadai.

SEMARANG – Selama lebih dari 30 tahun warga RW X dan RW XI Kelurahan Tandang Kecamatan Tembalang mengidamkan adanya jalan penghubung kedua wilayah tersebut. Pasalnya, daerah Tandang yang merupakan perbukitan tersebut memiliki karakteristik tanah yang miring sehingga swadaya masyarakat untuk membuka akses jalan sulit dilakukan.

Ketua RW XI Tandang, Sukaton mengatakan, warganya harus melewati jalan memutar untuk beraktivitas. Selain itu hanya ada tangga yang bisa digunakan sebagai akses ke daerah lain.

“Dulunya kendaraan tidak bisa lewat karena di sini tebing. Kasihan mereka yang ingin bekerja atau anak-anak yang ingin bersekolah kesulitan,” katanya, Jumat (24/5/2019).

Atas kesulitan tersebut, warga nekat menyampaikan aspirasi dan proposalnya kepada Anggota DPR RI, Juliari Batubara yang kala itu sedang melakukan kunjungan di daerah tersebut. Alhasil, pada awal 2018 silam pembangunan dilakukan dan saat ini sudah bisa dirasakan manfaatnya.

Juliari mengatakan, pihaknya hanya menjadi mediator antara kebutuhan masyarakat dan pemerintah. Melalui program Bina Lingkungan atau CSR dari PGN, Juliari mempertemukan kebutuhan warga di dapilnya dan program BUMN tersebut.

“BUMN tentunya diharapkan tidak hanya mencari keuntungan. Namun mengalokasikan sebagian untuk kepentingan masyarakat dan lingkungan karena pembangunan tidak semua bisa di-cover APBD,” ungkapnya.

Setelah dibukanya akses jalan penghubung tersebut, Juliari meminta masyarakat untuk dapat menjaga agar bisa dinikmati hingga anak cucu masyarakat yang ada di sana. Dia juga berpesan agar masyarakat tetap menghidupkan kegiatan yang mencerminkan budaya bangsa, seperti gotong royong, kerja bakti, menjaga keamanan bersama dan lain-lain. (ade)

 

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.