30 Napi Korupsi Ikut Nyoblos, Termasuk Eks Bupati Tasdi dan Yahya Fuad

Narapidana dan tahanan di Lapas Kedungpane, terdapat 1.786 orang, yang punya hak suara sesuai DPT ada 947 orang. 30 di antaranya adalah napi korupsi.

SEMARANG – Sebanyak 947 narapidana Lapas Kelas I A Kedungpane, Ngaliyan ikut memberikan hak suaranya pada coblosan Pemilu 2019, Rabu (17/4/2019). Dari ratusan narapidana tersebut, terselip nama mantan Bupati Purbalingga, Tasdi dan mantan Bupati Kebumen, M Yahya Fuad.

Foto: Suasana coblosan di Lapas Kedungpane. Fariz (Fardianto/metrojateng.com)

 

Dadi Mulyadi, Kepala Lapas Kelas I A Kedungpane, Ngaliyan mengatakan Yahya Fuad mencoblos di TPS 20 yang terletak di posisi paling pojok yang dibangun di aula lapasnya.

“Ada 30 orang korupsi yang punya hak suara. Ada mantan Bupati Kebumen yang dapat hak suara, serta Tasdi juga dapat hak suara. Pak Yahya Fuad nyoblosnya di TPS 20 paling pojok sendiri di sana,” kata Dadi sembari menunjukan letak TPS 20.

Saat dicek ke lokasi TPS 20, memang ada nama M Yahya Fuad di urutan pemilih nomor 69. Yahya sudah mencoblos. Buktinya, ia sudah mendatangani absensi yang disediakan petugas TPS. “Pak Yahya datangnya jam setengah sembilan tadi,” kata Arif, seorang petugas TPS 20.

Jajaran Kadivpas dan Kakanwil Kemenkumham Jateng saat memantau coblosan di Lapas Kedungpane. (fariz fardianto/metrojateng.com)

 

Sedangkan Tasdi, menurut pantauan di lokasi sempat nyoblos di TPS 21. Dadi menambahkan pihaknya sudah dibantu oleh aparat polisi dan TNI untuk melaksanakan coblosan di tujuh TPS Lapas Kedungpane.

Dari jumlah narapidana dan tahanan di lapasnya sekitar 1.786 orang, yang punya hak suara sesuai DPT ada 947 orang.

“Kami bantu sepenuhnya buat menyalurkan hak pilihnya. Nantinya juga ada pemilih tambahan,” katanya.

Narapidana yang memberikan hak suaranya di Lapas Kedungpane didominasi kasus pidana umum dan narkoba. Ada pula beberapa narapidana kasus terorisme yang ikut memberikan hak suaranya. “Yang napi teroris yang masa hukumannya 2-4 tahun. Tapi mayoritas yang mencoblos Haris ini dari narapidana kasus pidana umum dan narkotika,” tandasnya. (far)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.