30 Kabupaten-Kota di Jawa Tengah Rawan Banjir

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Jawa Tengah, Prasetyo Budie Yuwono. (foto: metrojateng.com/Efendi)

SEMARANG – Sekitar 30 kabupaten/kota di Jawa Tengah rawan mengalami banjir pada musim penghujan saat ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Jawa Tengah (Jateng), Prasetyo Budie Yuwono, usai diskusi bertema ‘Pengendalian Banjir di Jawa Tengah’ di Hotel Pandanaran, Kota Semarang, Senin (6/11).

“Hitungan dari kami tak jauh berbeda dengan BPBD Jateng. Tapi, tidak sampai 32 kabupaten-kota. Paling sekitar 30 daerah di Jateng yang rawan banjir,” ujarnya. Prasetyo melanjutkan, beberapa daerah tersebut diantaranya Cilacap, Banyumas, Kebumen, Purworejo, Solo, Sragen, Karanganyar, Semarang, Brebes, Kendal, Demak, Kudus, Pati dan Grobogan.

“Namun juga ada yang kemungkinan hampir tidak mengalami banjir itu seperti Magelang dan Boyolali,” imbuh Prasetyo. Menurutnya, bencana banjir merupakan kondisi yang wajar terjadi saat musim penghujan. Hal tersebut juga ditambah dengan struktur tanah di Jawa Tengah yang masuk dalam wilayah Cekungan Air Tanah (CAT).

“Populasi masyarakat di Jawa Tengah yang kian bertambah tiap tahunnya juga menjadi salah satu penyeban terjadinya banjir,” beber Prasetyo.

Untuk mengantisipasi banjir, pihaknya telah melakukan berbagai upaya, baik teknis maupun non-teknis. “Dari segi teknis kami melakukan normalisasi sungai, memperkuat tanggul, dan membuat embung. Sedang dari segi non-teknis, kami mengajak masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan sungai,” pungkas Prasetyo. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

94 − 88 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.