29 Desa di Jepara Mulai Kehabisan Air Bersih

Sumber air sumur warga sudah mulai mengering dan sudah berlangsung sejak sekira satu pekan terakhir. 

JEPARA – Kemarau yang melanda beberapa bulan terakhir membuat sejumlah desa di Kabupaten Jepara mengalami kekeringan. Tahun ini bahkan dampaknya lebih luas ketimbang tahun sebelumnya.

Seorang warga Desa Surodadi menunjukkan sumur yang mulai mengering. Foto: metrojateng.com

Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, 29 desa yang mengalami kekeringan di antaranya Kecamatan Welahan 2 desa, Kecamatan Nalumsari 3 desa, Kecamatan Mayong 3 desa, Kecamatan Pecangaan 2 desa, Kecamatan Kedung 6 desa, Kecamatan Mlonggo 2 desa, Kecamatan Bangsri 2 desa, Kecamatan Batealit 1 desa, Kecamatan Donorojo 2 desa, Kecamatan Tahunan 2 desa, Kecamatan Kalinyamatan 3 desa, serta Karimunjawa 1 desa.

Kepala BPBD Kabupaten Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menuturkan bahwa tahun ini bencana kekeringan semakin meluas.

“Ada 29 desa di 12 kecamatan terdampak kekeringan di musim kemarau tahun ini. Ditambah Kecamatan Keling yang ternyata mengajukan dropping air, padahal tahun sebelumnya tidak,” ujarnya, Kamis (23/8/2018).

Sementara Fajriah, seorang warga Desa Surodadi Kecamatan Kedung mengaku sumber air sumur warga sudah mulai mengering. Kondisi tersebut sudah berlangsung sejak sekira satu pekan terakhir.

“Sumber air sumur sedikit dan sebagian sudah mengering. Untuk kebutuhan air bersih memang harus secukupnya,” kata dia.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.