24 Tim Polisi Beradu Ketangkasan Olah TKP di Mapolres Kendal

Dalam lomba ini peserta melakukan simulasi olah TKP kasus bunuh diri, pembunuhan dan laka lantas.

KENDAL – Untuk melatih dan menambah keterampilan olah tempat kejadian perkara, jajaran polsek di Polres Kendal mengikuti lomba olah tempat kejadian perkara (TKP) di Mapolres Kendal, Jumat (5/7/2019). Sebanyak 24 tim berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Lomba olah TKP di Mapolres Kendal Jumat (5/7/2019). Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Polsek Kaliwungu menerima laporan terjadi pembunuhan di salah satu rumah warga. Dengan sigap anggota Sabhara, Reskrim dan Intel bergerak ke lokasi kejadian dengan membawa peralatan identifikasi. Piket SKP Polsek Kaliwungu terlebih dahulu mengamankan tempat kejadian dengan memasang garis polisi.

Setelah tempat kejadian disterilkan, anggota Reskirm langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara, guna mengungkap penyebab kematian korban. Dengan berhati-hati anggota Reskirm ini masuk mendekati lokasi kejadian dengan memberi tanda agar lokasi tetap steril.

Satu-persatu barang yang ditemukan di lokasi kejadian diidentifikasi termasuk memeriksa kondisi korban. Identifikasi dilakukan dengan berhati-hati dan cermat untuk mengungkap kasus tersebut.

Kejadian tersebut hanyalah simulasi dalam lomba olah TKP yang digelar polres kendal di halaman Maporles Kendal. Lomba ini diikuti 24 tim dari jajaran polsek di wilayah hukum Polres Kendal.

Kanit Reskrim Polsek Kaliwungu, Ipda Kristiono mengaku dalam lomba ini waktu yang disediakan cukup pendek.

“Padahal untuk mengolah tempat kejadian khususnya kasus pembunuhan membutuhkan waktu yang lama karena perlu kehati-hatian dan detail. Namun demikian lomba ini sangat membantu anggota di tingkat polsek untuk bisa lebih meningkatkan kemampuan dalam melakukan penyelidikan,” jelasnya.

Wakapolres Kendal Kompol Nur Cahyo Ari Prasetyo mengatakan tujuan dari lomba ini untuk meningkatkan kompetensi anggota polisi bukan hanya fungsi Reskrim tetapi seluruh jajaran bisa melakukan olah TKP.

“Tahapan-tahapan atau penatalaksanaan standart operating procedure (SOP) mulai dari saat mendatangi TKP, pelaksanaan olah TKP dan konsolidasi setelah selesai pelaksanaan olah TKP itu yang menjadi dasar penilaian,” jelasnya.

Dalam lomba ini peserta melakukan simulasi olah TKP kasus bunuh diri, pembunuhan dan laka lantas. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.