234 Kasus Narkoba Diungkap Polrestabes Semarang Selama 9 Bulan

Meningkatnya kasus peredaran narkoba sesuai dengan meluasnya pasar barang haram tersebut. 

SEMARANG – Kasus peredaran narkoba di Kota Semarang tiap tahun kian meningkat. Hal tersebut sesuai dengan data Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Semarang bahwa sampai September 2018 ada 234 kasus peredaran narkoba dengan 279 tersangka yang diungkap.

Para tersangka dan barang bukti hasil Operasi Antik Candi 2018 Polrestabes Semarang. Foto: metrojateng.com/fariz fardianto

Di tahun 2016 ada 175 kasus peredaran narkoba dengan 237 orang tersangka yang diungkap. Sedangkan pada tahun 2017 ada 198 kasus dengan 247 orang tersangka.

Menurut Kasat Narkoba Polrestabes Semarang, AKBP Sidiq Hanafi, meningkatnya kasus peredaran narkoba sesuai dengan meluasnya pasar barang haram tersebut.

“Sekarang penggunanya bukan hanya menengah ke atas, tapi sekarang menengah ke bawah. Soalnya sekarang barang-barang yang diedarkan juga ada dalam paket murah,” ujar Hanafi saat ditemui di kantornya, Selasa (2/10/2018).

Bahkan, tiap paket ada istilah sendiri yang digunakan pelaku dalam mengedarkan narkoba. Di antaranya Paket Hemat (Pahe) untuk paketan narkoba Rp 300 ribuan, STNK untuk paket Rp 600 ribu, serta Supra untuk paketan seperempat gram.

Sementara itu, ada beberapa wilayah di Kota Semarang yang dinilai cukup tinggi peredarannya. Di antaranya Semarang Tengah, Semarang Utara, dan Semarang Timur.

“Dari ungkapan tahun ini, tersangka 90 persen orang Semarang. Rata-rata mereka merupakan pengedar dan sekaligus pengguna. Untuk profesinya kebanyakan serabutan,” imbuh Hanafi.

Masih menurut Hanafi, untuk mengurangi maraknya peredaran narkoba di Kota Semarang perlu adanya kontribusi banyak pihak. Termasuk pemerintah dan masyarakat.

“Memang perlu ada upaya preventif, kampanye, atau sosialisasi kepada masyarakat. Disitu masyarakat juga ikut andil, ini masalah kita bersama dan perlu kita tangani bersama,” pungkas Hanafi. (fen)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.