21 Mahasiswa Unisbank Ikut Pelatihan Kader HAM

Sekolah Kader HAM diselenggarakan sebagai respon atas kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

SEMARANG- Sebanyak 21 mahasiswa Fakultas Hukum (FH) Unisbank Semarang mengikuti Sekolah Gender dan Hak Asasi Manusia (Kader HAM) bekerjasama dengan LRC-KJHAM (Legal
Reources Center untuk Keadilan Gender dan HAM) di kampus FH Unisbank, Mugas, Kota Semarang 5-14 November 2018.


Kegiatan Sekolah Gender dan Hak Asasi Manusia (Kader HAM) yang diikuti mahasiswa FH Unisbank. Foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh

Dekan FH Unisbank Semarang, Rohmani, menyambut positif dan akan terus mendukung program semacam ini. Mahasiswanya tingkat akhir sering magang dan menjadikan LRC-KJHAM sebagai tempat melakukan penelitian.

“FH Unisbank seringkali mengirim mahasiswa tingkat akhir untuk program magang di LRC-KJHAM,” ujarnya, Kamis (8/11/2018).

Direktur LRC-KJHAM, Dian Puspitasari SH mengatakan, sekolah Kader HAM diselenggarakan sebagai respon atas meningkatnya jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jawa Tengah.

Dibutuhkan kerjasama banyak lembaga untuk memulihkan korban. Dan terus-menerus melakukan pendampingan terhadap korban.

“Tidak kalah penting memunculkan kader atau pejuang HAM agar mempunyai empati terhadap korban, pengetahuan, dan kemampuan dalam mendampingi korban,” jelasnya.

Disebutkan, dalam pelatihan ini materi yang disampaikan adalah pengetahuan hukum dan HAM. Ketrampilan dalam melakukan konseling, kampanye hingga pendokumentasian terhadap kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

“Mudah-mudahan pelatihan ini memunculkan para pejuang HAM yang peduli dan mau melakukan pendampingan terhadap korban,” tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.