Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Ramai UKT Unsoed Sampai Belasan Juta, Ini Penjelasan Pihak Kampus

1

METROJATENG.COM, PURWOKERTO – Keluhan mahasiswa baru Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) terkait biaya Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mendadak naik berlipat-lipat ramai di media sosial. Dari Rp 5,6 Juta naik menjadi Rp19 juta, ada juga yang naik menjadi Rp 14 juta. Berikut penjelasan pihak kampus.

Wakil Rektor Bidang Akademik Unsoed, Dr.Ir.Noor Farid MSi mengatakan, terkait kebijakan penyesuaian UKT Tahun 2024, didasarkan atas berbagai pertimbangan. Antara lain tarif UKT yang berlaku selama ini sejak Tahun 2012, belum pernah ada penyesuaian.

“Kenaikan UKT ini dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pembelajaran, Unsoed terus melakukan berbagai upaya diantaranya dengan mengembangkan berbagai unit usaha dan menjalin kerjasama dengan berbagai mitra”, jelasnya, Kamis (25/4/2024).

Formulasi penyesuaian UKT, lanjutnya, berbasis Biaya Kuliah Tunggal (BKT) yang merujuk pada Keputusan Kemendikbudristek Nomor 54/P/2024 tanggal 5 Februari 2024 tentang Besaran Standar Satuan Biaya Operasional Pendidikan yang menggunakan tiga variable yaitu Akreditasi, Model Pembelajaran dan Berdasarkan Wilayah. Penetapan BKT ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Untuk besaran nilai UKT yang dikenakan pada mahasiswa baru disesuaikan dengan tarif masing-masing Prodi, Pendapatan Orang tua dan jumlah tanggungan keluarga”, terangnya.

Registrasi

Rektorat menghimbau bagi calon mahasiswa baru agar pada saat melakukan registrasi online, calon mahasiswa baru harus didampingi orang tua/wali untuk menghindari kesalahan pengisian data. Disarankan pula untuk menggunakan PC atau laptop pada saat registrasi online. Apabila terjadi kesalahan pada saat pengisian data registrasi online, calon mahasiswa dapat mendatangi Kantor Unit Layanan Terpadu Unsoed untuk melakukan perbaikan data.

Dan bagi calon mahasiswa baru yang memiliki ketidakmampuan secara ekonomi, Unsoed telah menyediakan skema pembiayaan melalui KIP Kuliah, UKT pada Level 1 dan 2  yang nilainya kisaran Rp. 500.000 dan Rp. 1.000.000.

“Untuk UKT yang nilainya sampai belasan juta, itu masuk pada level 5”, ucapnya.

Noor Farid memaparkan, Unsoed juga menyediakan beberapa opsi bagi mahasiswa yang merasa keberatan dengan pembiayaan yang ada, dengan skema pembayaran secara mengangsur, yaitu 80 persen diawal registrasi dan 20 persen pada saat registrasi semester 2. Selain itu, mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengajukan penyesuaian UKT melalui mekanisme yang telah ditentukan.

Sebagaimana diketahui, UKT Unsoed ramai dimedia sosial yang salah satunya diunggah oleh akun witter @anotherstrangers yang membagikan tangkapan layar registrasi dengan informasi tagihan yang harus dibayarkannya sebagai mahasiswa baru Unsoed. “Unsoed apaan sih Unsoed gue udah seneng masuk ye tiba-tiba Rp 19 juta dari tahun lalu gelombang tertinggi cuma Rp 5,6 juta. Tolong ya UKT Unsoed tolong ini mah diturunin”, tulisnya.

1 Comment
  1. Joko says

    Mungkin tak jadi registrasi, sudah terjebak begini nasip SNBP masuk perguruan tinggi swasta saja, mohon maaf SMA asal kena hukum, apa daya tidak kuat dengan UKT yang tidak terjangkau oleh keluarga PNS biasa.
    SNBP Unsoed, Seleksi Nasional Berbasis Prank.

Leave A Reply

Your email address will not be published.