Metro Jateng
Berita Jawa Tengah

Jauh dari Gegap Gempita, Semarang Bersholawat Songsong Tahun 2022

0 814

METROJATENG.COM,  SEMARANG – Tidak ada acara gegap gempita dalam menutup tahun 2021 dan menyambut tahun baru 2022 di Kota Semarang. Pemerintah Kota Semarang memilih menggelar kegiatan sholawat dan doa bersama bertajuk Semarang Bersholawat yang menghadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Lokakrida lantai 8 Kompleks Balaikota Semarang beberapa waktu lalu, dihadiri langsung oleh Walikota Semarang, Hendrar Prihadi, bersama jajaran Forkopimda dan pimpinan OPD.

Walikota yang akrab disapa Hendi bercerita, bahwa dirinya sangat mempercayai adanya kekuatan langit yang bisa mewujudkan hal yang tidak pernah disangka. Dia pun mencontohkan jika dulu dirinya adalah seorang pemuda kampung yang kemudian bisa memimpin kota kelahirannya.

“Siapa yang sangka Hendi, cah kampung Lempongsari. Tapi karena kekuatan Allah dan kekuatan langit, cah kampung bisa jadi Wali Kota Semarang,” terang Hendi.

Dirinya juga menceritakan kondisi sulit yang dialami bangsa Indonesia akibat pandemi Covid-19.

“Demikian juga dengan kondisi bangsa hari ini, dua tahun ini kita sangat sulit. Karena yang namanya Covid-19, ikhtiar terus kita lakukan bersama teman-teman Forkopimda, namun bukannya tambah turun tapi tambah naik. Titik puncaknya di Januari dan Juli 2021,” lanjut Hendi.

Namun kini Hendi bersyukur kondisi yang kian membaik. Angka kasus Covid-19 di Kota Semarang cenderung landai, dan diharapkan tidak ada lagi lonjakan kasus.

Alhamdulillah semua ikhtiar ini diijabah Allah. Covid semakin turun. Ini merupakan buah kerja kita bersama dan juga ridha Allah,” ujar Hendi.

Untuk itu, Hendi ingin menyambut lembaran tahun 2022 dengan berdoa, mohon kekuatan langit.

“Maka kekuatan langit ini harus kita jaga serta kita pelihara, dan Habib bisa memimpin seluruh warga Kota Semarang dan semua yang hadir,” pungkas Hendi.

Selaindihadiri Forkopimda dan Kepala OPD, kegiatan Semarang Bersholawat juga dihadiri oleh dan Dirut BUMD, Ketua dan Anggota DPRD, Camat dan Lurah, Habib dan Kyai serta Ormas Islam seperti MUI Jawa Tengah, MUI kota Semarang, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah Kota Semarang, LDII Kota Semarang. (abd)

Leave A Reply

Your email address will not be published.