15 Polisi Dipecat Akibat Asusila, Penyalahgunaan Narkoba dan Kriminal

Tahun 2018 ada 15 anggota Polda Jateng yang dipecat, jumlah ini menurun dari tahun 2017, sejumlah 50 dipecat.

SEMARANG- Sebanyak 15 anggota Polda Jateng mendapat Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) atau pemecatan lantaran melakukan pelanggaran.

Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono memimpin upacara pemecatan anggota kepolisian di Mapolda Jateng, Senin (31/12/2018). Foto: metrojateng.com/Efendi

Beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh mereka yakni tindak kriminal, disersi dan asusila. Lima polisi di antaranya lantaran keterlibatan terhadap penyalahgunaan Narkotika.

Pencopotan jabatan tersebut dilakukan di lapangan upacara Mapolda Jateng, Senin (31/12/2018). Namun 15 anggota yang dipecat tidak hadir, sehingga surat keputusan diberikan Kapolda Jateng, Irjen Condro Kirono kepada perwakilan anggota dari Biro SDM Polda Jateng.

“Ini merupakan implementasi konsep penghargaan and hukuman. Yang berprestasi berikan kenaikan pangkat, sekolah, atau penghargaan, dan yang melanggar berikan hukuman, untuk hukuman terberat yaitu dilakukan pemecatan,” ujar Condro.

Condro juga mengatakan, tahun 2018 ada 15 anggota Polda Jateng yang dipecat, jumlah ini menurun dari tahun 2017, sejumlah 50 dipecat.

“Walaupun ada penurunan, ini menjadi suatu keprihatinan juga bahwa masih ada anggota yang melakukan pelanggaran. Untuk itu ini jadi pelajaran bagi anggota yg masih aktif agar tidak melakukan pelanggaran,” imbuhnya.

Di sisi lain, ada sebanyak 2.973 anggota di wilayah Polda Jawa Tengah diberikan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi anggota atas prestasi dan kinerjanya selama mengemban tugas. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.