120 Peserta Ramaikan Karnaval Pembangunan Kota Magelang

Para peserta rela menempatkan mobil hias sejak malam hari agar mendapatkan nomor urut depan. Padahal karnaval baru dimulai pukul 13.00.

MAGELANG – Karnaval pembangunan dalam rangka HUT ke-74 RI oleh Pemkot Magelang, disaksikan puluhan ribu warga yang ‘tumplek blek’ di pusat kota, Minggu (8/9/2019). Mereka memadati sepanjang rute karnaval seperti Jalan Pemuda, Tidar dan Tentara pelajar (Bayeman).

Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito memerankan Pangeran Diponegoro pada Karnaval Pembangunan, Minggu (8/9/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Sebanyak 120 peserta dari berbagai instansi baik negeri maupun swasta, sekolah, BUMD, kelompok-kelompok seni, menampilkan yang terbaik. Bahkan para peserta rela menempatkan mobil hias sejak malam hari agar mendapatkan nomor urut depan. Padahal karnaval baru dimulai pukul 13.00 WIB.

Di panggung utama yang berada di Alun-alun Timur, disajikan drama teatrikal “Istanaku di Hati Setiap Rakyat”. Dalam drama ini, Wali Kota Sigit Widyonindito berperan sebagai Pangeran Diponegoro.

Drama teatrikal itu dimainkan para siswa SMP dan komunitas Magelang, dengan sutradara Susilo Anggoro dari Permadani Kota Magelang.

Terjadi insiden kecil saat drama berlangsung. Kuda yang ditunggangi Wali Kota “mbeka” (berontak). Tentu hal itu membuat Sigit ketakutan dan nampak pucat pasi. Namun kejadian itu tidak berlangsung lama, karena kuda berhasil dikendalikan beberapa orang dengan memegang tali kendali.

“Ya tadi saya sempat gemetaran karena kudanya berontak. Semalam saya juga susah tidur karena memikirkan adegan dalam drama ini,” kata Wali Kota.

Sementara itu, Ketua Panitia Karnaval Pembangunan, Agus Sujito mengatakan, para peserta menampilkan atraksinya dan dinilai tim juri yang ada di tiga titik. Antara lain di panggung kehormatan, Jalan Pemuda dan Tentara Pelajar. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.