106 Kilometer Jalan di Brebes Rusak Berat

Sejak Desember 2018 lalu, hanya 492 km yang kondisinya baik atau jika dipersentasekan mencapai 69 persen.

BREBES – Sedikitnya 218 kilometer ruas jalan di Kabupaten Brebes mengalami kerusakan pada tahun ini. Sepanjang 106,3 km di antaranya dalam kondisi rusak berat. Dari jumlah total kerusakan tersebut, diprediksi akan semakin meluas, menyusul tingginya intensitas hujan di Kota Bawang.

Salah satu kondisi jalan di Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes mengalami rusak parah. Foto : metrojateng.com/ adithya

Kepala Bidang Bina Marga DPU Brebes, Dani Asmoro mengatakan, dari hasil survei, panjang ruas jalan kabupaten secara keseluruhan mencapai 710 km. Sejak Desember 2018 lalu, hanya 492 km yang kondisinya baik atau jika dipersentasekan mencapai 69 persen.

Sedangkan sisanya, sepanjang 218 km kondisinya rusak dan 106,3 km di antaranya dalam kondisi rusak berat. Dengan jeda Januari-Maret 2019 ini, jumlah kerusakan diketahui semakin bertambah.

“Bertambahnya kerusakan jalan, disebabkan karena intensitas hujan yang semakin tinggi. Ditambah pula dengan konstruksi jalan yang mayoritas berupa aspal, sehingga banyak yang mengelupas,” kata Dani, Jumat (15/3/2019).

Terlebih, sambung Dani, tak bisa dipungkiri banyak jalan kabupaten berada di tanah dengan kontur labil. Ditambah dengan hilir mudik beban kendaraan yang berat, sehingga menambah kerusakan jalan yang ada.

Tahun ini, Pemkab melalui DPU telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 101,56 miliar. Anggaran tersebut dipecah untuk 128 item proyek perbaikan dan pembangunan jalan di seluruh wilayah Brebes. Selain itu, perbaikan jalan juga dilakukan melalui pemeliharaan rutin oleh UPTD di masing-masing kecamatan.

“Anggaran yang dialokasikan untuk menangani jalan rusak ini masih sangat kurang. Uang sebesar Rp 101,56 miliar hanya bisa memperbaiki sekitar 30 km. Itu pun dengan asumsi perbaikan dan pembangunan jalan menggunakan konstruksi beton,” tandasnya.

Selain itu, total Rp 101,56 miliar yang diperuntukkan perbaikan jalan tersebut tidak murni bersumber dari APBD 2019 Kabupaten Brebes. Anggaran itu diperoleh dengan komposisi dari APBD Rp 60 miliar, bantuan Gubernur Jawa Tengah Rp 25,5 miliar dan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pusat Rp 16,120 miliar.

“Dengan total anggaran yang ada untuk menangani jalan tidak semuanya dari APBD Brebes. Melainkan dari bangub, dan DAK. Itupun hanya mampu memperbaiki sekitar 30 km jalan yang rusak,” pungkasnya.

Minimnya anggaran, kata Kabid Bina Marga, masih menjadi kendala DPU dalam memperbaiki kerusakan jalan yang terjadi setiap tahunnya.

“Meskipun anggaran pada 2019 ini sudah meningkat dibanding 2018 lalu tapi masih kurang sebanding dengan total kerusakan yang harus segera diperbaiki. Tahun lalu Rp 73 miliar, sekarang Rp 101,56 miliar,” tutupnya. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.