1.663 Taekwondoin Bertarung di Magelang Open 2019

Kategori yang dipertandingkan meliputi Kyorugi (tanding) dan Poomsae (jurus) dengan kelas festival, pemula dan prestasi, tingkat umur pra kadet, kadet, junior dan senior.

MAGELANG – Sebanyak 1.663 atlet dari seluruh Indonesia bertanding di Magelang Open Taekwondo Championship-Piala Wali Kota ke-7. Pertandingan digelar di GOR Soeroto, kompleks Akademi Militer (Akmil) selama tiga hari, 5-7 Juli 2019. Mereka terdiri 96 kontingen yang berasal dari 41 Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Ribuan taekwondoin bertarung di turnamen Magelang Open 2019. Foto: metrojateng.com/dokumentasi

Kegiatan ini dibuka Sekretaris daerah (Sekda) Propinsi Jateng, Sri Puryono yang juga pembina Pengprov Taekwondo Indonesia Jateng. Dalam kesempatan itu, Sekda mengatakan, Magelang Open Taekwondo Championship 2019 ini, untuk mewadahi para atlet dalam mengembangkan kemampuan mereka. Juga untuk mencari bibit atlet-atlet nasional.

Ia juga mengatakan, kegiatan ini untuk persiapan pra PON, dimana PON akan diadakan pada 2020 di Papua. “Kegiatan ini kita jadikan ajang try out dan try in bagi atlet,” katanya.

Ia menjelaskan, berbagai upaya dilakukan agar Jawa Tengah tetap berjaya di PON dengan target lebih dari 5 emas. Apalagi cabang olahraga Taekwondo selalu menyumbangkan emas karena sejak dulu atletnya tidak bisa dikalahkan.

Sementara itu, kategori yang dipertandingkan meliputi Kyorugi (tanding) dan Poomsae (jurus) dengan kelas festival, pemula dan prestasi, tingkat umur pra kadet, kadet, junior dan senior.

“Turnamen ini sebagai tolok ukur kemampuan, maka saya berharap agar para taekwondo-in dapat mengikuti kompetisi ini dengan penuh semangat. Sehingga setiap pertandingan dapat menjadi sarana evaluasi sekaligus motivasi untuk meraih prestasi di masa mendatang,” kata Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.