1.005 Kecelakaan Terjadi di Kota Semarang

Satlantas merekomendasikan dibuat kanalisasi untuk memisahkan kendaraan sehingga mengurangi fatalitas kecelakaan.

SEMARANG- Sebanyak 1.005 kecelakaan lallu lintas terjadi di Kota Semarang sepanjang 2018. Terhitung dari 1 Januari-25 Desember 2018, ada 185 orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas.

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi. Foto: metrojateng.com/Efendi

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yuswanto Ardi mengatakan, usia korban kecelakaan berkisar pada 25 tahun. Sebagian besar kecelakaan melibatkan kendaraan berat.

“Sebagian besar memang melibatkan kendaraan berat. Dan dari evaluasi kami itu juga itu yang mengakibatkan tingkat fatalitas korban sangat tinggi,” kata Ardi saat ditemui di Pos Polisi Simpang Lima, Kota Semarang, Rabu (26/12/2018).

Ardi juga mengatakan, salah satu pemicu tingginya korban jiwa yakni belum adanya kanalisasi di sejumlah ruas jalan yang dilintasi oleh kendaraan berbagai ukuran. Seperti di Jalan Pantura dari Mangkang menuju arah pusat Kota Semarang. Semua jenis kendaraan bercampur dalam satu ruas jalan.

“Saya sangat berharap semoga secepatnya bisa memberlakukan kanalisasi di sejumlah jalan yang dilewati oleh kendaraan berbagai macam ukuran. Itu juga sebagai upaya untuk menekan fatalitas korban saat terjadi kecelakaan,” ungkap Ardi.

Ardi menambahkan, proyek terdekat yang ia dorong untuk segera terealisasi ialah di Jalur Pantura dari Mangkang menuju pusat Kota Semarang. Kanalisasi tersebut dilakukan untuk memisah antara kendaraan roda dua dan roda empat. Diharapkannya dengan pemberlakuan kanalisasi tersebut bisa menekan fatalitas korban kecelakan lalul intas.

“Karena juga kan semisal terjadi kecelakaan sangat fatal ketika kendaraan berat menimpa korban. Itu yang sangat fatal. Tapi kalau semisal bisa kita pisah antara kendaraan berat dan roda dua semoga bisa mengurangi fatalitas korban,” pungkas Ardi. (fen)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.